Abstrak
Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur fungsi organ, jaringan, dan sel dalam tubuh manusia melalui pembentukan dan pelepasan hormon tiroid. Kanker tiroid merupakan salah satu gangguan pada kelenjar tiroid yang memiliki beberapa klasifikasi seperti karsinoma papiler, karsinoma folikular, karsinoma meduler, dan karsinoma anaplastik. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi kanker tiroid meliputi faktor genetik, jenis kelamin, usia, kebiasaan merokok, dan paparan radiasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran karakteristik dan pola pengobatan pasien kanker tiroid periode 2023 di Instalasi Kedokteran Nuklir RSUD Abdul Wahab Sjahranie yang dilaksanakan secara deskriptif kuanlitatif dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data rekam medik pasien kanker tiroid yang telah menjalani terapi ablasi iodium-131. Hasil penelitian diolah dan dipresentasikan melalui rangkuman yang menggambarkan data secara ilmiah dalam bentuk tabel. Pada penilitian ini didapatkan hasil mengenai karakteristik pasien kanker tiroid terbanyak. Paling banyak berdasarkan jenis kelamin adalah (80,14%), berdasarkan asal pasien adalah dari Kalimantan Timur (63,71%), berdasarkan usia pasien adalah 20-44 tahun (47,94%), berdasarkan status pembiayaan adalah BPJS (91,78%), berdasarkan BMI adalah normal (46,23%), berdasarkan pekerjaan adalah IRT (45,21%), berdasarkan durasi isolasi adalah 2 hari (98,65%), berdasarkan jenis kanker adalah karsinoma papiler (86,30%). Hasil penelitian untuk pola pengobatan terbanyak, diperoleh berdasarkan dosis diagnostik SST Nal-131 adalah 5 mCi (132 tindakan), berdasarkan dosis terapi ablasi I-131 adalah 100 mCi (281 tindakan), berdasarkan peresepan obat oral pendamping adalah euthyrox 100 mcg (236 peresepan)