Abstrak
Bibir rentan mengalami kekeringan dan kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV) karena memiliki lapisan stratum corneum yang tipis dan tidak memiliki kelenjar keringat. Salah satu upaya perlindungan yang dapat dilakukan adalah penggunaan lip balm yang mengandung bahan aktif tabir surya. Daun kratom (Mitragyna speciosa (Korth.) Havil.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan dan fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan memperoleh formula optimum lip balm ekstrak etanol 70% daun kratom melalui variasi konsentrasi cera alba dan vaseline album, serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas tabir suryanya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Ekstrak daun kratom diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Karakterisasi bahan dilakukan melalui uji susut pengeringan, kadar air, dan skrining fitokimia. Hasil karakterisasi menunjukkan nilai susut pengeringan simplisia sebesar 8,67% dan kadar air ekstrak sebesar 14,86%. Skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid, serta negatif terhadap terpenoid. Ekstrak kemudian diformulasikan menjadi sediaan lip balm dengan variasi konsentrasi cera alba dan vaseline album sebagai basis. Optimasi formula dilakukan menggunakan metode factorial design dengan bantuan perangkat lunak Design-Expert. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Aktivitas tabir surya ditentukan secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290–320 nm menggunakan metode Mansur untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF).