Abstrak
Minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum L.) berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam sediaan kosmetik toner wajah. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan menentukan konsentrasi optimum gliserin dan propilenglikol sebagai humektan guna menghasilkan sediaan toner yang memenuhi persyaratan mutu fisik. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan desain faktorial penuh 2² (Design-Expert 13) dengan variasi konsentrasi gliserin (10% dan 15%) serta propilenglikol (5% dan 10%). Sediaan yang dihasilkan dievaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, dan waktu kering. Hasil pengujian menunjukkan seluruh formula berbentuk cair, homogen, dan beraroma khas kemangi. Formula 2 dan 3 berwarna bening, sedangkan Formula 1 dan 4 berwarna putih susu. Rata-rata nilai pH sediaan berkisar antara 4,88–6,38, memenuhi syarat pH kulit 4,5–6,5. Nilai viskositas seluruh formula berkisar antara 2,30–4,70 cPs, memenuhi standar toner yaitu 1–5 cPs. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa gliserin merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi penurunan respons ph. Hasil uji waktu kering menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan 5 menit. Rata-rata waktu kering berkisar antara 1,05 ± 0,01 hingga 1,11 ± 0,02 menit, dengan Formula 2 paling cepat dan Formula 4 paling lama. Nilai standar deviasi yang rendah menunjukkan hasil pengujian yang konsisten dan viskositas secara signifikan (p 0,05). Kombinasi kedua humektan berhasil menghasilkan formula toner minyak atsiri daun kemangi yang optimal dan sesuai standar.