Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DESWITA MAHARANI ADI PUTRI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tingkat Resiliensi Akademik Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

2026•Koleksi Perpustakaan

Mahasiswa program studi farmasi dihadapkan pada tuntutan akademik yang tinggi, seperti kurikulum yang kompleks dan multidisipliner, intensitas praktikum, serta persiapan ujian, yang berpotensi mempengaruhi prestasi akademik. Resiliensi akademik menjadi faktor penting yang memungkinkan mahasiswa bertahan, beradaptasi, dan tetap berfungsi optimal di tengah tekanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi akademik serta pengaruhnya terhadap prestasi akademik mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 349 mahasiswa dari populasi 647 mahasiswa S1 dan D3 Farmasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Academic Resilience Scale (ARS-30) yang telah teruji valid (seluruh 30 item, r hitung > 0,361) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,934, kategori sangat tinggi). Hasil penelitian menunjukkan tingkat resiliensi akademik mahasiswa tergolong kategori sedang (rata-rata skor 92,02 dari rentang 30–120), dengan mayoritas responden (69,9%) berada pada kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi akademik dengan Indeks Prestasi Semester (koefisien korelasi = 0,097; p = 0,070). Dengan demikian, resiliensi akademik bukan satu-satunya faktor penentu prestasi akademik mahasiswa farmasi.

38 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tingkat Resiliensi Akademik Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mahasiswa program studi farmasi dihadapkan pada tuntutan akademik yang tinggi, seperti kurikulum yang kompleks dan multidisipliner, intensitas praktikum, serta persiapan ujian, yang berpotensi mempengaruhi prestasi akademik. Resiliensi akademik menjadi faktor penting yang memungkinkan mahasiswa bertahan, beradaptasi, dan tetap berfungsi optimal di tengah tekanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi akademik serta pengaruhnya terhadap prestasi akademik mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 349 mahasiswa dari populasi 647 mahasiswa S1 dan D3 Farmasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Academic Resilience Scale (ARS-30) yang telah teruji valid (seluruh 30 item, r hitung > 0,361) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,934, kategori sangat tinggi). Hasil penelitian menunjukkan tingkat resiliensi akademik mahasiswa tergolong kategori sedang (rata-rata skor 92,02 dari rentang 30–120), dengan mayoritas responden (69,9%) berada pada kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi akademik dengan Indeks Prestasi Semester (koefisien korelasi = 0,097; p = 0,070). Dengan demikian, resiliensi akademik bukan satu-satunya faktor penentu prestasi akademik mahasiswa farmasi.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail