Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: VILLIA JULIEZ RYMETA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit

2025•Koleksi Perpustakaan

Standar Pelayanan Minimal (SPM) mengatur hakikat dan mutu pelayanan dasar sebagai hak warga negara. Berdasarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2008, tujuan dari SPM adalah sebagai pedoman bagi daerah dalam melaksanakan dan memantau standar pelayanan minimal rumah sakit. Indikator standar pelayanan minimal kefarmasian adalah waktu tunggu obat, tidak adanya kesalahan pemberian obat, kepuasan pasien, penulisan resep sesuai formularium. Indikator SPM dapat dijadikan pedoman untuk mengevaluasi penerapan standar minimal di instalasi farmasi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan standar pelayanan minimal di rumah sakit pada bidang farmasi menurut keputusan menteri kesehatan RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Studi literatur yang dilakukan dengan metode deskriptif dengan rancangan non eksperimental, yaitu berupa data indikator standar pelayanan minimal (SPM) di instalasi farmasi RSUD dr. Abdul Aziz dan RSUD Muara Taweh. Hasil studi literatur ini adalah terdapat satu indikator yang belum memenuhi SPM yaitu kesesuaian penulisan resep sesuai formularium di RSUD dr. Abdul Aziz sebesar 95,95% dan RSUD Muara Teweh sebesar 99%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Standar Pelayanan Minimal (SPM) mengatur hakikat dan mutu pelayanan dasar sebagai hak warga negara. Berdasarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2008, tujuan dari SPM adalah sebagai pedoman bagi daerah dalam melaksanakan dan memantau standar pelayanan minimal rumah sakit. Indikator standar pelayanan minimal kefarmasian adalah waktu tunggu obat, tidak adanya kesalahan pemberian obat, kepuasan pasien, penulisan resep sesuai formularium. Indikator SPM dapat dijadikan pedoman untuk mengevaluasi penerapan standar minimal di instalasi farmasi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan standar pelayanan minimal di rumah sakit pada bidang farmasi menurut keputusan menteri kesehatan RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Studi literatur yang dilakukan dengan metode deskriptif dengan rancangan non eksperimental, yaitu berupa data indikator standar pelayanan minimal (SPM) di instalasi farmasi RSUD dr. Abdul Aziz dan RSUD Muara Taweh. Hasil studi literatur ini adalah terdapat satu indikator yang belum memenuhi SPM yaitu kesesuaian penulisan resep sesuai formularium di RSUD dr. Abdul Aziz sebesar 95,95% dan RSUD Muara Teweh sebesar 99%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail