Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: YULIANA ANDRIANI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KADAR VITAMIN C PADA BAH PAPRIKA HIJAU DAN KUNING (CAPSICUM ANNUUM L. VAR. GROSSUM) DENGAN METODE IODIMETRI

2026•Koleksi Perpustakaan

Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan berperan sebagai antioksidan bagi tunuh. Salah satu sumber vitamin C adalah buah paprika, khususnya paprika kuning dan hijau yang memiliki kandungan vitamin C cukup tinggi. Perbedaan jenis paprika, media tanam, dan kondisi lingkungan dapat mempengaruhi kadar vitamin C yang terkandung di dalamnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbandingan kadar vitamin C dari kedua jenis paprika berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpul, menelaah, dan menganalisis jurnal ilmiah serba buku yang berkaitan dengan penetapan kadar vitamin C menggunakan metode iodimetri. Data di analisis secara deskriptif berdasarkan hasil dari dua jurnal penelitian yang memenuhi kriteria seleksi. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C pada paprika dipengaruhi oleh media tanam dan kondisi lingkungan. Paprika kuning yang dibudidayakan secara hidroponik memiliki kadar vitamin C sebesar 98,63 mg/100 g, lebih tinggi dibandingkan paprika kuning yang ditanam di tanah sebesar 86,19 mg/100 g. Selain itu, paprika hijau yang tumbuh jauh dari Gunung Sinabung memiliki kadar vitamin C sebesar 113,71 mg/100 g, lebih tinggi dibandingkan paprika hijau yang tumbuh di sekitar Gunung Sinabung sebesar 104,67 mg/100 g. Kesimpulan penelitian ini adalah kadar vitamin C pada paprika dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan media tumbuh tanaman

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH PAPRIKA HIJAU DAN KUNING (Capsicum annuum L. Var. Grossum) DENGAN METODE IODIMETRI"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan berperan sebagai antioksidan bagi tubuh. Salah satu sumber vitamin C adalah buah paprika, khususnya paprika kuning dan hijau yang memiliki kandungan vitamin C lebih 190 mg/100 g tinggi daripada cabai rawit merah 143,7 mg/ 100 g. Perbedaan jenis paprika, media tanam, dan kondisi lingkungan dapat mempengaruhi kadar vitamin C yang terkandung di dalamnya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbandingan kadar vitamin C dari kedua jenis paprika berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menganalisis artikel ilmiah serba buku yang berkaitan dengan penetapan kadar vitamin C menggunakan metode iodimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C pada paprika dipengaruhi oleh media tanam dan kondisi lingkungan. Paprika kuning yang dibudidayakan secara hidroponik memiliki kadar vitamin C sebesar 98,63 mg/100 g, lebih tinggi dibandingkan paprika kuning yang ditanam di tanah sebesar 86,19 mg/100 g. Selain itu, paprika hijau yang tumbuh 6 km dari Gunung Sinabung memiliki kadar vitamin C sebesar 113,71 mg/100 g, lebih tinggi dibandingkan paprika hijau yang tumbuh di 30 km Gunung Sinabung sebesar 104,67 mg/100 g. Kesimpulan penelitian ini adalah kadar vitamin C pada paprika dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan media tumbuh tanaman.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail