Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: 2-diphenyl-1-picrylhydrazyl)
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Biji Markisa Ungu (Passiflora edulis var. edulis) Dengan Metode DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

High exposure to free radicals on the skin can cause damage to skin cells or tissues. Damage to cells or tissues in the skin will result in the skin being susceptible to diseases such as autoimmunity, skin cancer, and premature aging. Antioxidants function to protect the body from free radicals, both internally and externally. The part of the body that is often exposed to free radicals externally is the skin, such as ultraviolet radiation and cigarette smoke. One of the plants that has the potential for antioxidant compounds is the seeds of passion fruit. Purple passion fruit seed extract contains flavonoids, tannins, saponins and triterpenoids which are secondary metabolites. The research method included sample preparation,determination, simplicia manufacture, sample extraction using methanol solvent, thickening process by maceration process, phytochemical screening, and testing of antioxidant activity using the DPPH (2,2diphenyl-1-picrylhydrazyl) method by UV-Vis spectrophotometry.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BIJI KUNDUR (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn) DENGAN METODE DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit degeneratif adalah kondisi kesehatan yang menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu. Salah satu penyebab penyakit degeneratif adalah radikal bebas di dalam tubuh yang tidak dapat dinetralkan. Radikal bebas dapat ditangkal menggunakan antioksidan yang berperan sebagai agen penetralisir. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami adalah labu kundur yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae (suku labu-labuan). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol biji kundur (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn). Metode penelitian ini meliputi preparasi sampel, determinasi, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, skrining fitokimia, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) secara spektrofotometri UV-Vis. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang dianalisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi, tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol biji kundur memiliki nilai IC50 sebesar 544.0936 ppm dengan kategori aktivitas antioksidan tidak aktif.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail