Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Anti-aging
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIKOLAGENASE DAN PROFIL METABOLIT EKSTRAK PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris) dan UWI UNGU (Dioscorea alata L) SECARA IN VITRO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penuaan kulit merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan jumlah serta kualitas kolagen pada lapisan dermis akibat meningkatnya aktivitas enzim kolagenase, terutama matrix metalloproteinase-1 (MMP-1). Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa antikolagenase menjadi salah satu pendekatan yang berpotensi untuk dikembangkan dalam formulasi anti-aging. Tanaman pidada merah (Sonneratia caseolaris) dan uwi ungu (Dioscorea alata) diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi menghambat aktivitas enzim kolagenase. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antikolagenase ekstrak pidada merah dan uwi ungu serta mengkaji profil metabolit sekundernya secara in vitro. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan metode deskriptif yang dilakukan melalui pengumpulan, penelaahan, perbandingan, dan sintesis dari berbagai artikel jurnal ilmiah yang relevan pada rentang tahun 2015– 2025 melalui Google Scholar, dengan dua artikel utama yang memenuhi kriteria. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pidada merah dan umbi uwi ungu memiliki potensi aktivitas antikolagenase yang didukung oleh kandungan senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin, sehingga kedua tanaman tersebut berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber bahan aktif anti-aging berbasis bahan alam.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEK ANTI-AGING PADA MASKER WAJAH DARI EKSTRAK BAHAN ALAM

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penuaan dini merupakan proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. Namun, penuaan dini dapat dicegah dengan menggunakan perawatan anti-aging. Anti-aging merupakan proses mencegah atau memperlambat penuaan dini. Perawatan anti-aging dapat dilakukan dengan menggunakan masker wajah dari bahan alami. Studi ini bertujuan untuk membandingkan efek anti-aging masker wajah dari ekstrak bahan alam yaitu ekstrak etanol buah andaliman 5%, ekstrak teh hijau 5%, dan ekstrak etanol kentang kuning 6%. Rancangan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah skripsi dan jurnal ilmiah. Objek penelitian yaitu data uji fisik dan data pengukuran efek anti-aging pada sediaan masker wajah ekstrak bahan alam. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan melihat data uji fisik dan data pengukuran efek anti-aging pada sediaan masker wajah ekstrak bahan alam. Data berupa persentase rata-rata pemulihan parameter yang diukur dengan alat skin analyzer. Masker ekstrak etanol kentang kuning memiliki persentase rata-rata pemulihan kadar air, kehalusan, pori-pori, dan noda yang paling besar. Persentasenya secara adalah kadar air 30,4%, kehalusan 23,075, pori-pori 34%, noda 36,2%. Persentase rata-rata pemulihan keriput yang paling besar ada pada masker ekstrak teh hijau sebesar 21,25%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail