STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP
Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter masih banyak ditemukan di masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti efek samping obat serta meningkatnya risiko resistensi antibiotik. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam penggunaan antibiotik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, penelaahan, dan analisis terhadap beberapa artikel ilmiah, buku referensi, serta dokumen resmi yang relevan. Objek penelitian ini adalah hasil-hasil penelitian terdahulu yang membahas pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyusun gambaran dari data yang terkumpul mengenai tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada desa ilung pasar lama sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebesar 55% dan sikap dalam kategori cukup. Pada desa kota bangun sebrang mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah sebesar 55,9% serta sikap yang kurang baik. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat masih bervariasi, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, serta akses terhadap informasi kesehatan.