Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kemometrik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BAHAN KIMIA OBAT (BKO) PARACETAMOL PADA JAMU PEGAL LINU MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS KOMBINASI KEMOMETRIK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamu pegal linu merupakan salah satu obat tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia untuk meredakan nyeri otot dan rasa pegal, namun tingginya penggunaan produk ini membuka peluang terjadinya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) khususnya parasetamol yang secara regulasi dilarang karena dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara tidak terkontrol dan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan metode analisis yang akurat dan efisien untuk mendeteksi keberadaan parasetamol dalam sediaan jamu. Spektrofotometri UV-Vis merupakan metode analisis instrumental yang didasarkan pada interaksi antara radiasi elektromagnetik di daerah ultraviolet dan cahaya tampak dengan molekul analit sehingga menghasilkan spektrum serapan yang khas sesuai dengan struktur kimia senyawa. Kemometrik merupakan pendekatan analisis data berbasis metode matematika dan statistik yang digunakan untuk mengekstraksi informasi kimia yang relevan dari data multivariat serta meningkatkan kemampuan interpretasi hasil analisis spektral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan BKO parasetamol pada jamu pegal linu menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis kombinasi kemometrik. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan preparasi sampel melalui ekstraksi menggunakan etanol 95% p.a, kemudian dibuat campuran larutan jamu dan larutan baku parasetamol dengan variasi perbandingan 9:1, 8:2, 7:3, 6:4, 5:5, 4:6, dan 3:7. Pengukuran absorbansi dilakukan pada rentang panjang gelombang 200–400 nm dengan interval 2 nm. Data absorbansi dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan Cluster Analysis (CA). Hasil menunjukkan meningkatnya nilai absorbansi pada saat bertambahnya konsentrasi parasetamol dengan puncak serapan 250 nm. PCA menghasilkan PC1 dan PC2 sebesar 94,6% variasi data, sedangkan CA menunjukkan pengelompokan sampel yang konsisten. Kombinasi metode ini efektif untuk mendeteksi BKO parasetamol pada jamu pegal linu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DAN KEMOMETRIK UNTUK UJI KEASLIAN MADU KELULUT (Heterotrigona itama).

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Madu kelulut (Heterotrigona itama) merupakan produk alami bernilai ekonomi tinggi dan kaya senyawa bioaktif sehingga rentan terhadap praktik pemalsuan melalui penambahan larutan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spektrum UV-Vis madu kelulut asli dan madu yang dipalsukan serta menganalisis kemampuan metode kemometrik dalam membedakan kedua jenis sampel tersebut. Sampel madu berasal dari Desa Bhuana Jaya dan Graha Indah, Kalimantan Timur, yang dibagi menjadi madu kelulut yang diencerkan menggunakan Aquades dan madu kelulut yang dipalsukan menggunakan larutan gula 20% pada konsentrasi 0,90%, 0,48%, dan 0,32%. Pengukuran dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada rentang 200–400 nm. Data spektrum dianalisis menggunakan metode kemometrik berupa Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi dimensi data dan Cluster Analysis (CA) untuk mengelompokkan sampel berdasarkan tingkat kemiripannya. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sampel memiliki puncak absorbansi pada sekitar 204 nm dan nilai absorbansi menurun seiring penurunan konsentrasi. Analisis PCA menghasilkan PC1 sebesar 86,9% dan PC2 sebesar 8,7%, dengan total variasi yang dapat dijelaskan sebesar 95,6%. Loading plot menunjukkan rentang 200–220 nm, khususnya 200, 202, dan 204 nm, sebagai daerah yang paling berpengaruh dalam membedakan sampel, sedangkan score plot memisahkan sampel menjadi enam kelompok. Hasil CA menunjukkan bahwa sampel konsentrasi 0,32% memiliki tingkat kemiripan tertinggi dengan nilai similarity 91,42% dan distance 0,67. Kombinasi spektrofotometri UV-Vis dan kemometrik terbukti efektif untuk membedakan madu kelulut yang diencerkan menggunakan Aquades dan madu kelulut yang dipalsukan menggunakan larutan gula sebagai metode identifikasi keaslian madu yang cepat, sederhana, dan non-destruktif.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail