ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian persediaan di Apotek dilakukan untuk memastikan tercapainya sasaran yang diinginkan sesuai dengan analisis kebutuhan dan perencanaan yang telah ditetapkan, dan dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu metode analisis ABC (Always, Better, Control), metode EOQ (Economic Order Quantity) dan metode MMSL (Minimum-Maximum Stock Level). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja sistem metode ABC, EOQ dan MMSL terhadap pengendalian persediaan obat-obat di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda periode Januari-Juni 2024. Penelitian yang dilakukan penelitian non-eksperimental dengan analisis secara deskriptif dan menggunakan data kuantitatif yang terdiri dari angka atau bilangan. Teknik sampling yang diterapkan dalam penelitian ini purposive sampling, dengan sampel yang digunakan data persediaan obat di apotek. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kuantitatif persediaan obat di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketiga metode tersebut dinilai efektif dalam optimalisasi pengendalian persediaan di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda. Metode ABC mengklasifikasikan prioritas pengawasan, EOQ menghitung jumlah pemesanan ekonomis, dan MMSL menetapkan batas stok, sehingga tercapai efisiensi, peningkatan mutu layanan dan menghindari terjadinya kekosongan maupun kelebihan obat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian persediaan di rumah sakit merupakan kegiatan untuk memastikan tercapainya sasaran yang diinginkan sesuai dengan analisa kebutuhan dan perencanaan yang telah ditetapkan di rumah sakit. Pengendalian persediaan farmasi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu metode analisis ABC (Always, Better, Control) dan metode EOQ (Economic Order Quantity). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengelompokan obat berdasarkan nilai investasinya dengan metode analisis ABC dan menentukan pemesanan obat yang ekonomis dengan metode EOQ di Depo Farmasi IGD RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode Januari – Desember 2023. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimental dengan analisis secara deskriptif dan menggunakan data kuantitatif. Tahapan penelitian ini dimulai dari observasi, perizinan, pengumpulan data dan pengolahan data dengan metode analisis ABC dan metode EOQ menggunakan data obat pasien di Depo Farmasi IGD RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode Januari – Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan Pemakaian obat klasifikasi A berjumlah 43 item dengan jumlah pemakaian sebanyak 292.905 item (69,52%). Pemakaian obat klasifikasi B berjumlah 69 item dengan jumlah pemakaian sebanyak 84.650 item (20,09%). Pemakaian obat klasifikasi C berjumlah 414 item dengan jumlah pemakaian sebanyak 43.764 item (10,39%). Nilai investasi klasifikasi A sebanyak 28 item dengan nilai investasi Rp.2.182.324.880,- (69,67%). Nilai investasi klasifikasi B sebanyak 56 item dengan nilai investasi Rp.634.427.420,- (20,25%). Nilai invesatasi klasifikasi C sebanyak 442 item dengan nilai investasi Rp.315.744.296,- (10,69%). Analisis metode EOQ diperoleh pemesanan optimum untuk obat kategori A adalah 1 – 595 item. Pemesanan optimum untuk obat kategori B adalah 1 – 2.475 item. Pemesanan optimum untuk obat kategori C adalah 1 – 2.598 item.