Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Remaja Putri
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ANTARA KEPATUHAN DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya kasus anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi bersamaan dengan darah menstruasi. Faktor lain yang dapat menyebabkan anemia pada remaja yaitu kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi, tingkat pengetahuan terkait anemia dan tablet tambah darah yang masih kurang, dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang rendah. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Studi literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman’s rho dari data hasil tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan remaja putri didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 dan 0,001 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, dimana pengetahuan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi seseorang dalam merubah perilaku seperti kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN PADA REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia didefinisikan sebagai kondisi kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari nilai normal, yang menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Remaja putri memiliki resiko tinggi akibat pola makan tidak sehat dan kebutuhan zat besi yang meningkat selama pertumbuhan, serta siklus menstruasi. Gejala anemia mencakup kelelahan, pusing, dan penurunan produktivitas. Pravelensi anemia pada remaja putri cukup tinggi, mencapai 57,1% di Indonesia menurut survei kesehatan tahun 2012. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia. Tahap penelitian ini meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini mencakup informasi pengetahuan remaja putri tentang anemia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yang membuat gambaran dari data yang telah terkumpul. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang masi rendah tentang anemia, baik di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta maupun di SMA Negeri 1 Wiradesa.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail