EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI INSTALASI FARMASI UPTD PUSKESMAS KARANG JATI BALIKPAPAN TAHUN 2025
Penyimpanan obat merupakan tahapan krusial dari sistem pengelolaan sediaan farmasi yang berisiko tinggi, dan berpengaruh langsung terhadap ketersediaan, keterjangkauan, stabilitas, serta mutu obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di UPTD Puskesmas Karang Jati Balikpapan berdasarkan Permenkes RI No.74 Tahun 2016. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis retrospektif dan prospektif terhadap data periode Januari hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kualitatif meliputi stabilitas, keamanan, sanitasi, pencahayaan, kelembaban, dan ventilasi telah sesuai standar. Indikator kuantitatif memperlihatkan kesesuaian jumlah item obat dengan kartu stok sebesar 100%, nilai Inventory Turn Over Ratio (ITOR) sebesar 9 kali per tahun (sesuai standar 8–12 kali), serta persentase obat kedaluwarsa hanya 0,23% (memenuhi standar 1%). Namun, persentase stok mati sebesar 24,7% belum sesuai dengan standar ideal (0%).