Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: candida albicans
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIJAMUR ESKTRAK DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) TERHADAP Candida albicans

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang banyak disebabkan oleh Candida albicans dan masih menjadi permasalahan kesehatan, khususnya pada daerah tropis. Penggunaan antijamur sintetis dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping serta resistensi. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antijamur adalah daun mangga (Mangifera indica L.) yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan polifenol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji metode pengujian aktivitas antijamur ekstrak daun mangga terhadap pertumbuhan Candida albicans. Rancangan yang digunakan adalah studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dengan menganalisis beberapa jurnal ilmiah. Objek penelitian ini yaitu uji aktivitas antijamur ekstrak daun mangga (Mangifera indica L.) terhadap jamur Candida albicans dari dua artikel utama. Analisis data yang dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif, dengan menguraikan dan membandingkan hasil dari data yang terkumpul berupa zona hambat pada pengujian aktivitas antijamur secara in vitro dengan metode difusi cakram.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen AccessMetadata saja

Aktivitas Anti Jamur Fraksi Aktif Ekstrak Etanol Umbi Bawang Rambut (Allium Chinense G.Don) terhadap Jamur Candida Albicans

2021•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Tumbuhan umbi bawang rambut (Allium chinense G.Don) memiliki efek sebagai antijamur karena mengandung metabolit sekunder seperti flavanoid, alkaloid dan saponin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antijamur ekstrak umbi bawang rambut melalui proses fraksinasi menggunakan pelarut N-heksan, etil asetat, kloroform dan etanol-air. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Sampel yang digunakan adalah umbi bawang rambut yang diperoleh di kampung Kelasan kecamatann Sungai Payang Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, metode uji aktivitas antijamur berdasarkan metode difusi cakram terhadap jamur Candida albicans dengan konsentrasi 5%, 10%, 25%, dan 50%, dengan kontrol negatif DMSO 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua fraksi dari ekstrak etanol umbi bawang rambut memiliki aktivitas antijamur. Aktivitas antijamur fraksi etil asetat memberikan daya hambat yang paling besar terhadap Candida albicans diantara fraksi lainnya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail