Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: jahe merah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi yang sering ditemukan pada manusia. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri yang berasal dari bahan alam, salah satunya jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak jahe merah terhadap bakteri Staphylococcus aureus berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji dan membandingkan dua artikel penelitian yang membahas efektivitas ekstrak jahe merah terhadap Staphylococcus aureus. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan konsentrasi ekstrak, metode pengujian, dan diameter zona hambat yang dihasilkan pada masing-masing penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada berbagai konsentrasi. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk. Berdasarkan hasil analisis kedua artikel, dapat disimpulkan bahwa ekstrak jahe merah berpotensi sebagai antibakteri alami yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMENOREA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah ginekologi yang sering dialami oleh remaja putri dan wanita usia subur, serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tingginya angka kejadian dismenorea mendorong perlunya alternatif pe-nanganan yang aman dan minim efek samping. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi dan analgesik. Senyawa ngingerol, shogaol, dan paradol pada jahe merah berperan sebagai senyawa bioaktif utama yang memberikan efek antiinflamasi dan analgesik yang kuat untuk mengurangi nyeri haid. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan analisis konten kualitatif terhadap jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa air rebusan jahe merah dapat menurunkan intensitas nyeri dismenorea baik pada remaja dan wanita usia subur. Dimana pemberian air rebusan jahe merah dapat menurunkan skala nyeri, mulai dari nyeri berat sampai nyeri ringan. Berdasakan hasil penelitian juga mengkonsumsi air rebusan jahe merah dapat menurunkan nyeri sebelum dan pada saat menstruasi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail