Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FEBTA MELDISIA

2 karya publik ditemukan.

2020: 2

PENGARUH VARIASI PELARUT TERHADAP RENDEMEN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui nilai rendemen ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) yang diekstraksi menggunakan berbagai pelarut. Daun kelor (Moringa oleifera L) tanaman ini telah dikenal selama berabad-abad sebagai salah satu tanaman sayuran yang multiguna padat nutrisi, hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor mengandung metabolit primer seperti protein, lemak karbohidrat, berbagai mineral, vitamin dan asam amino sehingga dapat dimanfaatkan sebagai makanan alternatif pada kasus malnutrisi, selain itu daun kelor juga mengandung, metabolit sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehungga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil dari studi literatur ini, didapatkan bahwa nilai rendemen terbesar pada ekstrak etanol 70% sebesar 12,69% dengan kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan, saponin. Bahwa ternyata daun kelor banyak tersari pada pelarut yang polar, maka bisa disimpulkan senyawa metabolit sekunder yang ada dalam daun kelor lebih banyak bersifat polar.

PENGARUH VARIASI PELARUT TERHADAP RENDEMEN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui nilai rendemen ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) yang diekstraksi menggunakan berbagai pelarut. Daun kelor (Moringa oleifera L) tanaman ini telah dikenal selama berabad-abad sebagai salah satu tanaman sayuran yang multiguna padat nutrisi, hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor mengandung metabolit primer seperti protein, lemak karbohidrat, berbagai mineral, vitamin dan asam amino sehingga dapat dimanfaatkan sebagai makanan alternatif pada kasus malnutrisi, selain itu daun kelor juga mengandung, metabolit sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehungga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil dari studi literatur ini, didapatkan bahwa nilai rendemen terbesar pada ekstrak etanol 70% sebesar 12,69% dengan kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan, saponin. Bahwa ternyata daun kelor banyak tersari pada pelarut yang polar, maka bisa disimpulkan senyawa metabolit sekunder yang ada dalam daun kelor lebih banyak bersifat polar.