Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUTMAINNA TAMRIN

4 karya publik ditemukan.

2024: 22022: 2

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKTRAK ETANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum) DENGAN METODE DPPH SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tumbuhan nyirih (Xylocarpus granatum) merupakan salah satu jenis mangrove yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai obat tradisional oleh masyarakat pesisir untuk mengobati diare, kolera dan pembersih luka, serta mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid. Senyawa flavonoid merupakan kelompok polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan yang dapat meredam radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji buah nyirih. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimental, tahapan penelitian ini dimulai dari determinasi tumbuhan dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 520 nm. Hasil penelitian yang diperoleh, ekstrak etanol biji buah nyirih positif mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji buah nyirih diperoleh nilai IC50 sebesar 8,2729 ppm dengan kategori antioksidan sangat kuat.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKTRAK ETANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum) DENGAN METODE DPPH SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan nyirih (Xylocarpus granatum) merupakan salah satu jenis mangrove yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai obat tradisional oleh masyarakat pesisir untuk mengobati diare, kolera dan pembersih luka, serta mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid. Senyawa flavonoid merupakan kelompok polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan yang dapat meredam radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji buah nyirih. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimental, tahapan penelitian ini dimulai dari determinasi tumbuhan dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 520 nm. Hasil penelitian yang diperoleh, ekstrak etanol biji buah nyirih positif mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji buah nyirih diperoleh nilai IC50 sebesar 8,2729 ppm dengan kategori antioksidan sangat kuat.

STUDI LITERATUR PENETAPAN RENDEMEN EKSTRAK ETANOL TUMBUHAN SUKU Myrtaceae MENGGUNAKAN METODE MASERASI

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui penetapan rendemen ekstrak etanol tumbuhan suku Myrtaceae menggunakan metode maserasi. Myrtaceae tergolong famili yang besar, dalam famili ini terdapat tanaman yang sangat dikenal yaitu cengkeh, jambu air, juwet, salam, jambu biji, kayu putih, dan ekaliptus yang semua dimanfaatkan orang sebagai obat tradisional baik daun, bunga, buah, dan kulit batangnya. Seluruh bagian tanaman ini mengandung minyak atsiri, misalnya disuling sebagai penghasil minyak cengkeh, minyak kayu putih, dan minyak ekaliptus. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan yaitu penetapan rendemen, penyajian data dalam bentuk deskriptif berupa tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi literatur diperoleh hasil nilai rendemen ekstrak etanol dari daun jambu biji 4,57%, daun juwet 21,95%, dan daun salam 12,77%. Kata kunci : Myrtaceae, rendemen, maserasi, pelarut etanol.

STUDI LITERATUR PENETAPAN RENDEMEN EKSTRAK ETANOL TUMBUHAN SUKU Myrtaceae MENGGUNAKAN METODE MASERASI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui penetapan rendemen ekstrak etanol tumbuhan suku Myrtaceae menggunakan metode maserasi. Myrtaceae tergolong famili yang besar, dalam famili ini terdapat tanaman yang sangat dikenal yaitu cengkeh, jambu air, juwet, salam, jambu biji, kayu putih, dan ekaliptus yang semua dimanfaatkan orang sebagai obat tradisional baik daun, bunga, buah, dan kulit batangnya. Seluruh bagian tanaman ini mengandung minyak atsiri, misalnya disuling sebagai penghasil minyak cengkeh, minyak kayu putih, dan minyak ekaliptus. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan yaitu penetapan rendemen, penyajian data dalam bentuk deskriptif berupa tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi literatur diperoleh hasil nilai rendemen ekstrak etanol dari daun jambu biji 4,57%, daun juwet 21,95%, dan daun salam 12,77%. Kata kunci : Myrtaceae, rendemen, maserasi, pelarut etanol.