Abstrak
Tumbuhan nyirih (Xylocarpus granatum) merupakan salah satu jenis mangrove yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai obat tradisional oleh masyarakat pesisir untuk mengobati diare, kolera dan pembersih luka, serta mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid. Senyawa flavonoid merupakan kelompok polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan yang dapat meredam radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji buah nyirih. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimental, tahapan penelitian ini dimulai dari determinasi tumbuhan dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 520 nm. Hasil penelitian yang diperoleh, ekstrak etanol biji buah nyirih positif mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji buah nyirih diperoleh nilai IC50 sebesar 8,2729 ppm dengan kategori antioksidan sangat kuat.