Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NOVIANUR RAMADHAN

2 karya publik ditemukan.

2025: 1

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL DAUN PAKU ( Nephrolepis biserrate (Sw.)Schott) DENGAN METODE DPPH (1, 1-Diphenyl-2picryhidrazyl)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott merupakan salah satu jenis tumbuhan paku yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol daun Nephrolepis biserrata. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental, sampel daun paku diekstraksi menggunakan pelarut metanol. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun paku menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2- picrylhydrazyl) sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak metanol daun paku diperoleh ekstrak kental dengan persentase rendemen 21,12% dan persentase kadar air dengan nilai rata-rata 17,34%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin dan steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC₅₀ sebesar 121,48 ± 18,77 ppm yang termasuk dalam kategori antioksidan sedang, sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki nilai IC₅₀ sebesar 5,91 ± 0,058 ppm dan tergolong sangat kuat. Uji statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan ekstrak daun paku dan vitamin C p = 0,049 (0,05). Berdasarkan hasil tersebut membuktikan bahwa ekstrak metanol daun paku Nephrolepis biserrata memiliki potensi sebagai antioksidan alami, meskipun aktivitasnya lebih rendah dibandingkan vitamin C.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL DAUN PAKU ( Nephrolepis biserrate (Sw.)Schott) DENGAN METODE DPPH (1, 1-Diphenyl-2picryhidrazyl)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott merupakan salah satu jenis tumbuhan paku yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol daun Nephrolepis biserrata. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental, sampel daun paku diekstraksi menggunakan pelarut metanol. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun paku menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2- picrylhydrazyl) sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak metanol daun paku diperoleh ekstrak kental dengan persentase rendemen 21,12% dan persentase kadar air dengan nilai rata-rata 17,34%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin dan steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC₅₀ sebesar 121,48 ± 18,77 ppm yang termasuk dalam kategori antioksidan sedang, sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki nilai IC₅₀ sebesar 5,91 ± 0,058 ppm dan tergolong sangat kuat. Uji statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan ekstrak daun paku dan vitamin C p = 0,049 (0,05). Berdasarkan hasil tersebut membuktikan bahwa ekstrak metanol daun paku Nephrolepis biserrata memiliki potensi sebagai antioksidan alami, meskipun aktivitasnya lebih rendah dibandingkan vitamin C.