Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RICKY RAHMAN

4 karya publik ditemukan.

2024: 22021: 2

PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN FENOLIK EKSTRAK METANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var. edulis) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Biji buah markisa mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, polifenol, dan saponin yang memiliki efek sebagai antioksidan, hipoglikemia, antihipertensi dan perbaikan kondisi kulit. Aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh total flavonoid, dimana semakin tinggi senyawa flavonoid yang terdapat pada suau ekstrak maka semakin tinggi aktivitas antioksidannya, sehingga senyawa polifenol dan flavonoid memiliki korelasi dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik dan flavonoid ekstrak metanol biji markisa ungu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimulai dengan determinasi tanaman, pengumpulan biji markisa dari Tana Toraja, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak metanol biji markisa, uji kadar air, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik menggunakan asam galat dengan reagen folin ciocalteau dan penetapan kadar flavonoid menggunakan pembanding kuersetin dengan metode spektrofotmetri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji markisa ungu mengandung sejumlah besar besar flavonoid, saponin, triterpenoid, tanin,dan fenol. Ekstrak biji markisa ungu mengandung senyawa fenolik dengan pembanding asam galat yang dibaca pada panjang gelombang 745 nm diperoleh rata-rata kadar fenol sebesar 72,76 mgGAE/ g Ekstrak dan mengandung senyawa flavonoid dengan pembanding kuersetin yang dibaca pada gelombang 440 nm, diperoleh rata-rata kadar flavonoid sebesar 49,03 mgQE/ g Ekstrak

PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN FENOLIK EKSTRAK METANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var. edulis) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Biji buah markisa mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, polifenol, dan saponin yang memiliki efek sebagai antioksidan, hipoglikemia, antihipertensi dan perbaikan kondisi kulit. Aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh total flavonoid, dimana semakin tinggi senyawa flavonoid yang terdapat pada suau ekstrak maka semakin tinggi aktivitas antioksidannya, sehingga senyawa polifenol dan flavonoid memiliki korelasi dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik dan flavonoid ekstrak metanol biji markisa ungu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimulai dengan determinasi tanaman, pengumpulan biji markisa dari Tana Toraja, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak metanol biji markisa, uji kadar air, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik menggunakan asam galat dengan reagen folin ciocalteau dan penetapan kadar flavonoid menggunakan pembanding kuersetin dengan metode spektrofotmetri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji markisa ungu mengandung sejumlah besar besar flavonoid, saponin, triterpenoid, tanin,dan fenol. Ekstrak biji markisa ungu mengandung senyawa fenolik dengan pembanding asam galat yang dibaca pada panjang gelombang 745 nm diperoleh rata-rata kadar fenol sebesar 72,76 mgGAE/ g Ekstrak dan mengandung senyawa flavonoid dengan pembanding kuersetin yang dibaca pada gelombang 440 nm, diperoleh rata-rata kadar flavonoid sebesar 49,03 mgQE/ g Ekstrak

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit. Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan rawat darurat. Salah satu indikator untuk mengevaluasi kualitas pelayanan farmasi adalah dengan mengukur tingkat kepuasan/pelanggang. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan metode analisis deskriptif yaitu menggunakan data sekunder yang telah ditelaah dari beberapa literatur dan dituangkan dalam bentuk tabel. Adapun tahapan penelitian yaitu : melakukan kompilasi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dituangkan dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan dan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil penelitian studi literatur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit didapatkan hasil rata-rata kepuasaan tertinggi adalah di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado dengan persentase 80,96% dengan kriteria sangat puas, selanjutnya tingkat kepuasan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kota Cirebon dengan persentase 68,66% dengan kriteria puas dan tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon dengan persentase 66,12% dengan kriteria puas. Dalam 5 dimensi yang digunakan, hasil rata-rata tingkat kepuasan tertinggi adalah pada Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi realibility dengan persentase 91,8% dengan kriteria sangat puas dan rata-rata tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi empathy dengan persentase 53,1% dengan kriteria puas.

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit. Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan rawat darurat. Salah satu indikator untuk mengevaluasi kualitas pelayanan farmasi adalah dengan mengukur tingkat kepuasan/pelanggang. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan metode analisis deskriptif yaitu menggunakan data sekunder yang telah ditelaah dari beberapa literatur dan dituangkan dalam bentuk tabel. Adapun tahapan penelitian yaitu : melakukan kompilasi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dituangkan dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan dan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil penelitian studi literatur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit didapatkan hasil rata-rata kepuasaan tertinggi adalah di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado dengan persentase 80,96% dengan kriteria sangat puas, selanjutnya tingkat kepuasan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kota Cirebon dengan persentase 68,66% dengan kriteria puas dan tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon dengan persentase 66,12% dengan kriteria puas. Dalam 5 dimensi yang digunakan, hasil rata-rata tingkat kepuasan tertinggi adalah pada Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi realibility dengan persentase 91,8% dengan kriteria sangat puas dan rata-rata tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi empathy dengan persentase 53,1% dengan kriteria puas.