PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN FENOLIK EKSTRAK METANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var. edulis) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis
Biji buah markisa mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, polifenol, dan saponin yang memiliki efek sebagai antioksidan, hipoglikemia, antihipertensi dan perbaikan kondisi kulit. Aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh total flavonoid, dimana semakin tinggi senyawa flavonoid yang terdapat pada suau ekstrak maka semakin tinggi aktivitas antioksidannya, sehingga senyawa polifenol dan flavonoid memiliki korelasi dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik dan flavonoid ekstrak metanol biji markisa ungu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimulai dengan determinasi tanaman, pengumpulan biji markisa dari Tana Toraja, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak metanol biji markisa, uji kadar air, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik menggunakan asam galat dengan reagen folin ciocalteau dan penetapan kadar flavonoid menggunakan pembanding kuersetin dengan metode spektrofotmetri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji markisa ungu mengandung sejumlah besar besar flavonoid, saponin, triterpenoid, tanin,dan fenol. Ekstrak biji markisa ungu mengandung senyawa fenolik dengan pembanding asam galat yang dibaca pada panjang gelombang 745 nm diperoleh rata-rata kadar fenol sebesar 72,76 mgGAE/ g Ekstrak dan mengandung senyawa flavonoid dengan pembanding kuersetin yang dibaca pada gelombang 440 nm, diperoleh rata-rata kadar flavonoid sebesar 49,03 mgQE/ g Ekstrak