ANANDA IMROATUR RASIDAH
2025 · Thesis · Open Access
Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel serta berperan dalam timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes melitus. Untuk menghambat dampak negatif tersebut, tubuh memerlukan antioksidan yang mampu menetralisir radikal bebas. Antioksidan dapat berasal dari berbagai senyawa aktif, seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung antosianin serta senyawa bioaktif lain yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai IC₅₀ dari ekstrak etanol 70% bunga telang berdasarkan dua artikel ilmiah yang menggunakan metode DPPH. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ pada jurnal pertama sebesar 41,36 µg/mL dan pada jurnal kedua sebesar 43,68 ppm, yang keduanya termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Perbedaan nilai IC₅₀ tersebut dapat disebabkan oleh variasi metode ekstraksi, konsentrasi larutan induk, serta perlakuan terhadap sampel. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa bunga telang memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.
SALWA QORNITA FIRDAUS SITE
2025 · Thesis · Open Access
Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, salah satunya adalah tumbuhan sungkai (Peronema canescens Jack.), yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Daun sungkai memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat memberikan aktivitas farmakologi sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Kandungan senyawa aktif dan rendemen ekstrak daun sungkai dapat dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan untuk ekstraksi. Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan rendemen ekstrak daun sungkai berdasarkan variasi jenis pelarut. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua jurnal utama yang menggunakan pelarut etanol 96% dan metanol. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut etanol 96% mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, tanin, dan steroid dengan rendemen 7,28%. Ekstrak dengan pelarut metanol mengandung golongan senyawa flavonoid, fenol, saponin, tanin, dan steroid dengan rendemen 8,85%. Hasil ini menunjukkan bahwa jenis pelarut mempengaruhi efektivitas ekstraksi senyawa aktif dan nilai rendemen. Pelarut metanol cenderung menghasilkan rendemen lebih tinggi, meskipun tidak mampu mengekstraksi alkaloid secara optimal seperti etanol. Pemilihan pelarut sangat berpengaruh terhadap hasil skrining fitokimia dan nilai rendemen ekstrak daun sungkai, sehingga penting untuk mempertimbangkan karakteristik senyawa target dan kepolaran pelarut.
HANUM ARISTA PUTRI MAHMUD
2025 · Thesis · Open Access
Tingginya kasus anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi bersamaan dengan darah menstruasi. Faktor lain yang dapat menyebabkan anemia pada remaja yaitu kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi, tingkat pengetahuan terkait anemia dan tablet tambah darah yang masih kurang, dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang rendah. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Studi literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman’s rho dari data hasil tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan remaja putri didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 dan 0,001 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, dimana pengetahuan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi seseorang dalam merubah perilaku seperti kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.
JEUTYNIA TANGNGA
2025 · Thesis · Open Access
ASANAH
2025 · Thesis · Open Access
Tren “back to nature” sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, sehingga masyarakat kembali menggunakan berbagai bahan alam dalam pengobatan. Kejadian Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) dari obat-obat herbal merupakan hal yang masih jarang diteliti di Indonesia sehingga diperlukan studi farmakovigilans untuk mendeteksi kejadian ROTD. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian dalam studi literatur ini yaitu gambaran ROTD. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data mengenai kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Data yang diperoleh dari berbagai studi diolah untuk memberikan gambaran umum tentang frekuensi dan jenis ROTD yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa obat herbal dapat menyebabkan ROTD dengan kategori berbeda seperti possible ( cukup mungkin) dan probable (mungkin). Gejala ROTD yang paling umum adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, maag, dan asam lambung.
TASYA ARUM VADHILLA
2025 · Thesis · Open Access
Anemia didefinisikan sebagai kondisi kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari nilai normal, yang menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Remaja putri memiliki resiko tinggi akibat pola makan tidak sehat dan kebutuhan zat besi yang meningkat selama pertumbuhan, serta siklus menstruasi. Gejala anemia mencakup kelelahan, pusing, dan penurunan produktivitas. Pravelensi anemia pada remaja putri cukup tinggi, mencapai 57,1% di Indonesia menurut survei kesehatan tahun 2012. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia. Tahap penelitian ini meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini mencakup informasi pengetahuan remaja putri tentang anemia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yang membuat gambaran dari data yang telah terkumpul. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang masi rendah tentang anemia, baik di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta maupun di SMA Negeri 1 Wiradesa.
MUHAMMAD ANDIRA SAPUTRA
2025 · Thesis · Open Access
Jamu pegal linu banyak dikonsumsi masyarakat karena dipercaya dapat meredakan nyeri otot secara alami. Namun, praktik penambahan bahan kimia obat (BKO) seperti deksametason secara ilegal dalam jamu menimbulkan risiko kesehatan serius. Deksametason adalah kortikosteroid sintetis yang mampu memberikan efek analgesik cepat, namun penggunaannya tanpa pengawasan dapat menyebabkan efek samping seperti osteoporosis, hipertensi, dan kerusakan organ. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan deksametason dalam jamu pegal linu melalui studi literatur terhadap tiga jurnal ilmiah yang menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa 2 dari 3 jurnal mendeteksi keberadaan deksametason dalam beberapa sampel jamu dengan nilai pembanding Rf berkisar antara 0,60 hingga 0,766. Pada penelitian pertama di kota Palopo terdapat 2 dari 5 sampel positif mengandung BKO deksametason dengan nilai Rf masing-masing 0,60 dan 0,62. Pada penelitian kedua, 2 dari 6 sampel dari pasar Cisalak kota Depok juga teridentifikasi positif mengandung BKO deksameton dengan nilai Rf sebesar 0,760 dan 0,773. Sedangkan pada penelitian ketiga, sebanyak 12 sampel jamu pegal linu dari marketplace tidak terindetifikasi adanya BKO deksametason, namun 2 dari 12 sampel positif mengandung BKO parasetamol yang mengindikasikan adanya kandungan bahan kimia obat lain dalam produk tersebut.
DIEN DAMAR'ATUS ZAHRA
2025 · Thesis · Open Access
Radikal bebas yang berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif, yang memicu berbagai penyakit degeneratif. Metabolit sekunder seperti yang ditemukan pada bunga rosela diketahui berpotensi memiliki aktivitas antioksidan yang mampu menetralisir radikal bebas. Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) segar dan kering menggunakan metode DPPH. Metode yang digunakan untuk mengekstraksi bunga rosela adalah maserasi dengan etanol 70% sebagai pelarutnya. Kadar antioksidan dalam bunga rosela ditentukan dengan spektrofotometri UV-Vis menggunakan pereaksi DPPH dengan parameter IC50. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa artikel penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif yang mencakup data kualitatif dan kuantitatif yang disajikan dalam bentuk narasi dan tabel untuk menggambarkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosela segar dan kering. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosela segar lebih tinggi daripada ekstrak etanol bunga rosela kering. Dilihat dari nilai IC50 ekstrak etanol bunga rosela segar dan kering yang mampu menangkal radikal 50% berturut-turut sebesar 212,11 ppm dan 581,5 ppm.
MARIA LUHUNG
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Obat LASA (Look Alike Sound Alike) adalah obat yang memiliki penampilan dan ucapan yang mirip. Penyimpanan obat LASA (Look Alike Sound Alike) dapat menyebabkan kesalahan pengobatan yang berakibat serius bagi pasien jika salah pemberian obat. Penyimpanan obat LASA dilakukan dengan diberikan penandaan khusus dan diletakan secara terpisah dengan obat lain, hal ini dilakukan agar petugas kefarmasian lebih jelih dan teliti dalam pengambilan obat untuk mencegah terjadinya kesalahan. Tahapan penelitian yang dilakukan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan karya ilmiah lainnya sehingga didapatkannya data. Analisis data yang dilakukan merupakan metode analisis deskriptif yang disajikan dalam tabel dan narasi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat LASA (Look Alike Sound Alike) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit di Indonesia. Hasil telaah literatur menyimpulkan bahwa gambaran penyimpanan obat LASA (Look Alike Sound Alike) di Instalasi Farmasi di Indonesia telah cukup baik. RSUD Brig. Hasan Basry Kandangan disimpulkan bahawa penyimpanan obat LASA sudah sesuai dengan persyaratan yang berlaku menurut Permenkes No. 72 Tahun 2016. Rumah Sakit Sariningsih dengan hasil angka yang didapat dari observasi tersebut sebesar 83,3% di karenakan terdapat satu persyaratan yang tidak sesuai dengan presentase 16,7% yang berarti hasil tersebut sudah cukup baik.
JUVITA INDRIANI
2025 · Thesis · Open Access
Abstrak Lipstik adalah sebuah produk kosmetik yang digunakan untuk mewarnai bibir. Produk lipstik mengandung bahan pewarna. Pewarna yang umum dipakai pada lipstik dapat berupa pewarna buatan dan pewarna alami. Buah naga merah adalah salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi pewarna alami untuk produk kosmetik seperti lipstik. Penelitian ini merupakan analisis literatur yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas produk lipstik yang menggunakan pewarna alami dari buah naga serta mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak buah naga terhadap kualitas produk lipstik yang dihasilkan. Penelitian pada kajian literatur dilakukan secara eksperimental, buah naga diblender dan disaring lalu sarinya dikentalkan dan kemudian tentukan konsentrasi yang ingin di gunakan dan lakukan pengujian yaitu dengan pengujian uji homogenitas, uji pH, uji oles, uji iritasi, dan uji kesukaan.penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak buah naga merah, baik dari daging maupun kulitnya, berpotensi digunakan sebagai pewarna alami dalam kosmetik, khususnya lipstik. Formula II dan III yang mengandung ekstrak buah naga serta kulitnya memenuhi persyaratan sediaan lipstik berdasarkan uji iritasi, uji oles, dan pH sesuai literatur. Namun, Formula I tidak memenuhi standar lipstik karena hasil uji oles menunjukkan warna yang kurang optimal dan tidak merata saat diaplikasikan di bibir. Selain itu, ketidakhomogenan Formula I terlihat dari endapan ekstrak kental di bagian bawah produk. Kata kunci: Kulit buah naga, sari buah naga, lipstik, pewarna
AFINA TSANIYA RAHMADINI
2025 · Thesis · Open Access
Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk bangkit dari tantangan akademik, mengelola stres, dan tetap berfokus pada tujuan, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja akademik, khususnya pada pendidikan intensif seperti farmasi. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi akademik dan kinerja akademik mahasiswa farmasi berdasarkan studi literatur, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan pengaruh tingkat resiliensi akademik terhadap kinerja akademik mahasiswa farmasi di Malaysia dengan mahasiswa farmasi di Amerika Serikat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran kejadian tingkat resiliensi yang memengaruhi kinerja akademik mahasiswa farmasi. Hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan yaitu kinerja akademik mahasiswa farmasi secara signifikan dipengaruhi oleh beberapa faktor tingkat resiliensi akademik seperti jenis kelamin, tahun studi, kemampuan individu dalam menyelesaikan masalah, dukungan sosial serta pemikiran yang adaptif. Kesimpulan dari studi literatur ini ialah tingkat resiliensi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja akademik mahasiswa farmasi.
WIRANTO
2025 · Thesis · Open Access
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L) merupakan limbah yang banyak ditemukan sebagai sisa buangan buah pisang, yang tidak dimanfaatkan dan hanya dibiarkan saja. Kandungan senyawa aktif dalam kulit pisang kepok diantaranya adalah flavonid, saponin dan triterpenoid memiliki aktivitas farmakologi antioksidan dan antibakteri. Senyawa aktif dalam simplisia dapat dimanfaatkan setelah dilakukan proses ekstraksi. Metode ekstraksi yang digunakan dapat mempengaruhi hasil skrining fitokimia. Studi Literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining fitokimia ekstrak etanol kulit pisang kepok dengan perbedaan metode ekstrasi. Skrining fitokimia merupakan langkah awal untuk mengetahui bahan aktif yang merupakan metabolit sekunder pada tumbuhan. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan; penyajian data ; penarikan simpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapatkan agar penaRIkan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data berupa analisis deskriptif berupa golongan senyawa hasil ektraksi kulit pisang kepok secara maserasi dan perkolasi. Berdasarkan hasil skrining fitokimia dari kedua literatur dapat disimpulkan bahwa perbedaan metode ekstrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, fenolik, steroid dan terpenoid.
NOVA AGUSTINA
2025 · Thesis · Open Access
Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, salah satunya melalui terapi insulin. Insulin membantu menurunkan kadar glukosa darah, khususnya pada pasien dengan defisiensi insulin. Namun, efektifitas penggunaannya dapat dipengaruhi oleh karakteristik pasien dan jenis insulin. Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan insulin pada pasien DM tipe II di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kajen dan Rumah Sakit (RS) St. Elisabeth Semarang. Rancangan penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian yaitu evaluasi penggunaan insulin pada pasien DM tipe II di RSUD Kajen dan RS St.Elisabeth Semarang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, mencakup karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, berat badan), hasil pemeriksaan laboratorium, jenis insulin, kesesuaian insulin, dan ketepatan dosis insulin. Hasil menunjukkan sebagian besar pasien berusia ≥ 45 tahun, dengan kadar gula darah puasa (GDP) ≥ 126 mg/dL, gula darah post prandial (GDPP) ≥ 200 mg/dL, dan hemoglobin (HbA1C) ≥ 9% - 10%. Jenis insulin yang umum yaitu insulin kerja panjang (long acting), kombinasi insulin long acting-premixed, serta kombinasi rapid acting-long acting. Tingkat kesesuaian insulin tinggi (94%), namun ketepatan dosis masih rendah, khususnya di RS St. Elisabeth Semarang (19,30%).
TSABITA WIRDA KIRANA
2025 · Thesis · Open Access
Radikal bebas berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker dan penyakit jantung. Senyawa antioksidan alami dibutuhkan untuk menangkal kerusakan sel akibat stres oksidatif. Daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung flavonoid dan polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor yang diperoleh melalui metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian dilakukan dengan pendekatan studi literatur deskriptif-komparatif terhadap beberapa jurnal ilmiah, dengan fokus pada dua jurnal utama: Verawati et al. (2020) dan Nurulita et al. (2019). Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ dari ekstrak daun kelor masing-masing sebesar 87,45 µg/mL dan 97,48 µg/mL, yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sedang. Variasi nilai dipengaruhi oleh durasi maserasi (2-3 hari) dan metode evaporasi pelarut (rotary evaporator vs oven). Kesimpulannya, metode maserasi dengan pelarut etanol 70% cukup efektif dalam menghasilkan ekstrak daun kelor dengan potensi antioksidan yang signifikan. Temuan ini memperkuat peluang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan alami dalam pengembangan produk kesehatan preventif berbasis antioksidan.
KURNIA DELLA
2025 · Thesis · Open Access
Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan yang berfungsi untuk menyelenggarakan, meningkatkan, mencegah, mengobati, dan memulihkan kesehatan masyarakat, yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memberikan pelayanan instalasi farmasi yang berkualitas dan memuaskan pasien, pihak puskesmas perlu memperhatikan berbagai aspek pelayanan yang ditawarkan untuk menciptakan sekaligus meningkatkan mutu layanan farmasi. Kepuasan pelanggan adalah tanggapan perilaku yang muncul sebagai hasil dari perbandingan antara harapan dengan pengalaman nyata yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di dua puskesmas, yaitu Puskesmas Bromo di Medan dan Puskesmas Pracimantoro di Wonogiri. Pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner SERVQUAL diterapkan untuk menilai lima dimensi utama pelayanan, meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, tingkat kepuasan pasien di kedua puskesmas berada dalam kategori tinggi, dengan dimensi responsivitas, assurance, dan empati mendapatkan nilai tertinggi. Meskipun demikian, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas ruang tunggu dan penjelasan tentang efek samping obat. Disarankan untuk melakukan pelatihan komunikasi secara berkala dan evaluasi kualitas layanan guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pasien serta kualitas pelayanan kefarmasian di puskesmas.
YUNI DWIKI DARMAWANTI
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penyakit kardiovaskular (PKV), seperti penyakit jantung koroner dan stroke, merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Gaya hidup tidak sehat, termasuk pola makan tinggi lemak jenuh, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok, memperburuk prevalensi PKV. Suplementasi asam lemak omega-3 telah banyak diteliti sebagai strategi pencegahan PKV. Omega-3, terutama eikosapentaenoat (EPA) dan dokosaheksaenoat (DHA), memiliki manfaat dalam menurunkan kadar trigliserida, mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fungsi endotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait efektivitas omega-3 dalam pencegahan dan pengelolaan PKV. Diperlukan edukasi gizi dan kebijakan yang mendukung peningkatan konsumsi omega-3 untuk kesehatan kardiovaskular.
HADIJAH
2025 · Thesis · Open Access
Tingginya penggunaan perona mata, khususnya eyeshadow, yang mengandung zat berbahaya seperti Rhodamin B, memerlukan perhatian khusus untuk memastikan keamanan produk kosmetik yang beredar di pasaran. Rhodamin B adalah pewarna sintetis yang sering digunakan pada industri tekstil dan dilarang penggunaannya dalam produk kosmetik karena bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti iritasi kulit dan gangguan fungsi organ jika terpapar dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Rhodamin B pada produk eyeshadow yang dijual di wilayah Kota Palangkaraya dan Pasar Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kromatografi Lapis Tipis (KLT), yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai literatur, jurnal, dan sumber relevan lainnya. Jenis penelitian ini berupa studi literatur yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait analisis keberadaan Rhodamin B yang beredar pada eyeshadow. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyajikan data kualitatif yang dipaparkan dengan sebaik mungkin sehingga dapat diinterpretasikan secara mudah.
QUSNUL CHOTIMAH
2025 · Thesis · Open Access
Pengetahuan merupakan suatu hasil dari rasa keingin tahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Perlu adanya pengawasan dan penyampaian informasi tentang obat untuk masyarakat dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan serta membuang obat dengan baik, dalam dunia kesehatan dikenal dengan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian yaitu gambaran pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik, pengetahuan dan sikap responden.
MUHAMMAD ZULFIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Emergency trolley merupakan tempat penyimpanan sediaan farmasi emergensi yang hanya digunakan dalam situasi gawat darurat. Ketersediaan obat dan kemudahan akses dalam waktu singkat menjadi aspek penting yang harus dipastikan melalui pengelolaan yang baik. Pengelolaan emergency trolley di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diwajibkan mengacu pada Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Tahun 2019, serta Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan emergency trolley yang efektif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap dua artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan acuan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 dan Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Tahun 2019. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pengelolaan emergency trolley di RSUD Pringsewu Lampung memiliki tingkat kesesuaian >80% dengan kepatuhan pencatatan logbook 91,67%, pelaporan rutin, serta monitoring stok yang baik. Namun, masih terdapat kelemahan pada pencatatan di ruang penyakit dalam (50%) dan aspek penyimpanan tertentu. Sebaliknya, pengelolaan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo belum optimal, dengan permasalahan utama pada pencatatan, penataan troli, kesiapan sumber daya manusia, serta kelengkapan sarana prasarana. Perbedaan implementasi antar rumah sakit menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas unit, pelatihan SDM berkelanjutan, serta pengawasan berkala agar pengelolaan emergency trolley lebih efektif, sesuai standar nasional, dan mendukung keselamatan pasien.
NORHASBI
2025 · Thesis · Open Access
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, termasuk tanaman herbal yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Rimpang lengkuas dikenal mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antimikroba. Dengan seringnya terjadi penyakit infeksi yang disebabkan bakteri E. coli dan bakteri K. pneumoniae penyebab peradangan parenkim paru yang resisten terhadap antibiotik maka, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji difusi cakram dan metode sumuran untuk menilai daya hambat ekstrak lengkuas terhadap pertumbuhan bakteri. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, dengan ukuran zona hambat yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan obat antibakteri alami serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif dalam pengobatan infeksi bakteri. Selain itu, penelitian ini juga berfungsi sebagai referensi bagi penelitian lebih lanjut tentang potensi tanaman obat dalam mengatasi masalah kesehatan