Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Studi Literatur Potensi Antioksidan Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Berdasarkan Metode Ektraksi Maserasi

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi (D3)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Radikal bebas berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker dan penyakit jantung. Senyawa antioksidan alami dibutuhkan untuk menangkal kerusakan sel akibat stres oksidatif. Daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung flavonoid dan polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor yang diperoleh melalui metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian dilakukan dengan pendekatan studi literatur deskriptif-komparatif terhadap beberapa jurnal ilmiah, dengan fokus pada dua jurnal utama: Verawati et al. (2020) dan Nurulita et al. (2019). Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ dari ekstrak daun kelor masing-masing sebesar 87,45 µg/mL dan 97,48 µg/mL, yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sedang. Variasi nilai dipengaruhi oleh durasi maserasi (2-3 hari) dan metode evaporasi pelarut (rotary evaporator vs oven). Kesimpulannya, metode maserasi dengan pelarut etanol 70% cukup efektif dalam menghasilkan ekstrak daun kelor dengan potensi antioksidan yang signifikan. Temuan ini memperkuat peluang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan alami dalam pengembangan produk kesehatan preventif berbasis antioksidan.

Kata kunci

Antioksidan, Daun Kelor, DPPH, IC50, Vitamin C

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Studi Literatur Potensi Antioksidan Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Berdasarkan Metode Ektraksi Maserasi2025 · oai:ais:skripsi:1077

Publikasi terkait