Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 10 dari 127

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica L.) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Propionibacterium acnes) BERDASARKAN METODE DIFUSI CAKRAM DAN DIFUSI SUMURAN

AGUS SPARTINI
2026 · Book · Open Access

Acne vulgaris yang lebih dikenal sebagai jerawat adalah kondisi peradangan kronik dari unit pilosebaceous yang ditandai dengan adanya komedo, papula, kista, pustula, dan nodul. Terdapat beberapa mekanisme utama dalam patogenesis jerawat, salah satunya disebabkan infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Daun pegagan (Centella asiatica L.) dengan kandungan senyawa triterpenoid centelloid memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Metode uji aktivitas antibakteri dapat berpengaruh terhadap hasil diameter zona hambat yang terbentuk. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun pegagan (Centella asiatica L.) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Tahapan penelitian meliputi reduksi data dari beberapa jurnal penelitian hingga diperoleh data utama, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif komparatif yaitu membuat gambaran dari data artikel penelitian yang digunakan, berupa diameter zona hambat aktivitas antibakteri. Hasil analisis data dari metode sumuran diperoleh hasil rata-rata zona hambat antara 7,6 – 12,6 mm dengan kategori sedang hingga kuat. Sedangkan menggunakan metode difusi cakram, diperoleh hasil rata-rata zona hambat antara 8,66 – 19,33 mm, dengan kategori sedang hingga kuat. Perbedaan besar zona hambat yang dihasilkan dipengaruhi oleh metode pengujian yang digunakan, konsentrasi ekstrak, serta perbedaan lokasi pengambilan sampel tanaman pegagan (Centella asiatica L.).

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL PADA KULIT DAN DAGING BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

YOGA KURNIA ILHAM
2026 · Book · Open Access

Paparan radikal bebas yang di dapatkan dari aktivitas diluar ruangan sering kali menimbulkan efek buruk bagi tubuh kita, oleh karena itu dibutuhkan antioksidan tambahan yang dapat diperoleh dari buah dan sayur salah satunya buah naga. Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit dan daging buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) menggunakan metode DPPH yang dinyatakan dalam nilai IC50. Studi literatur ini diharapkan dapat menunjukan peluang dari bagian kulit dan buah naga merah yang bisa di kembangkan sebagai sumber bahan alami dalam bidang farmasi, pangan, dan kosmetik. Rancangan penelitian ini merupakan jenis studi literatur, yaitu mengumpulkan data, mempelajari dan menelaah sumber yang terkait lalu membuat kesimpulan. Objek penelitian ini yaitu aktivitas antioksidan ekstrak etanol pada kulit dan daging buah naga merah. Berdasarkan studi literatur yang disajikan dalam bentuk deskirptif menunjukan bahwa ekstrak kulit buah naga merah memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 berkisar 13,99 –14,21 ppm, sedangkan ekstrak daging buah memiliki nilai IC50 lebih tinggi yaitu 65,19–76,39 ppm yang tergolong kuat hingga sedang. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan metabolit sekunder, di mana kulit buah mengandung senyawa bioaktif lebih beragam seperti flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid/steroid yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PEMERIKSAAN GENEXPERT DAN ZIEHL NEELSEN UNTUK DETEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS PADA KASUS TBC

RAHMAWATI
2026 · Book · Open Access

uberkolosis (TBC) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan dalam masyarakat. Penyakit ini disebabkan bakteri Mycobacterium tubeculosis yang menyerang paru paru. Deteksi dini untuk penderita TBC sangat diperlukan Deteksi dini TBC dapat mengguankan metode pemeriksaan GeneXpert dan Ziehl-Neelsen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemeriksaan GeneXpert dan Ziehl-Neelsen dalam mendeteksi Mycobacterium tuberculosis melalui penelusuran pustaka dari jurnal terbaru. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah pada beberapa data artikel penelitian. Objek penelitian berdasarkan dua jurnal yang terpilih. Diperoleh hasil penelitian berupa informasi dimana data yaitu Lutfi et al (2020) dan Andini et al (2020). Hasil penelitian gambaran metode GeneXpert dan Zieh- Neelsen yang dilakukan Andini et al (2020) pada 15 sampel pemeriksaan dengan metode Zieh Nelseens 13% dan metode GeneXpert 26%. Penelitian kedua oleh Lutfi et (2020) pada 49 sampel pemeriksaan dengan metode Zieh Nelseens 20% dan metode GeneXpert 27.8%.Disimpulkan bahwa metode GeneXpert menjad pilihan dalam mendeteksi TBC yang lebih cepat dan akurat dilihat dari prosentase ke dua rumah sakit.

STUDI LITERATUR POLA PENGGUNAAN OBAT ARB DAN CCB PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANII HEMODIALISIS

AULIDA ASTIANI NUR
2026 · Book · Open Access

Hipertensi adalah komorbiditas dominan (>80%) dan merupakan faktor risiko utama untuk komplikasi kardiovaskular (CVD) pada pasien dengan penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis. Berdasarkan guideline KDIGO 2024 Angiotensin Receptor Blockers (ARB) dan Calcium Channel Blockers (CCB) adalah terapi lini pertama. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan ARB dan CCB, baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi, dalam pengendalian hipertensi pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur. Pencarian literatur dilakukan di basis data PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect untuk menemukan artikel penelitian relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2016-2025). Berdasarkan analisis kedua studi, pola penggunaan antihipertensi pada pasien hemodialisis menunjukkan bahwa CCB lebih dominan digunakan sebagai terapi tunggal (40% di RS Bali dan 51,8% di RS Makassar) dibandingkan ARB (15% di RS Bali dan 4,7% di RS Makassar). Kombinasi ARB dan CCB merupakan pola terapi kombinasi dua obat yang paling sering ditemukan. Amlodipine (CCB) dan candesartan (ARB) adalah obat yang paling banyak digunakan dari masing-masing golongan dan sisanya kombinasi 2-3 golongan obat. Penggunaan golongan CCB tunggal lebih disukai dibandingan golongan ARB tunggal maupun kombinasi karena didukung oleh profil keamanan CCB yang tidak menyebabkan hiperkalemia serta efektivitasnya dalam menurunkan tekanan darah pada populasi dengan aktivitas renin rendah.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP EKSTRAK LABU KUNING(Cucurbita moschata)DENGAN METODE DPPH(1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl)

YOSINTA THAMRIN
2026 · Book · Open Access

Labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) merupakan tanaman yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti β-karoten, flavonoid, dan fenolik, yang berperan penting sebagai antioksidan. Antioksidan berfungsi menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu penyakit degeneratif. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak labu kuning menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Metode DPPH dipilih karena prosedurnya sederhana, cepat, sensitif, serta mampu memberikan gambaran jelas mengenai kemampuan suatu senyawa dalam meredam radikal bebas stabil. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis berdasarkan nilai IC50 serta faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas antioksidan. Tahap penelitian meliputi pengumpulan artikel ilmiah, menelaah dan menganalisis data yang kemudian diringkas sehingga diperoleh data utama, penyajian data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan tentang aktivitas antioksidan ekstrak labu kuning (Cucurbita moschata Duch.). berdasarkan hasil peelitian yang diperoleh dari data artikel penelitian tersebut menunjukkan bahwa ekstrak labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sangat kuat. Pada ekstrak etanol labu kuning dengan konsentrasi 96% memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 12,13 ppm karena pelarut tersebut bersifat polar, dibandingkan dengan pelarut nheksan yang bersifat non polar dengan nilai IC50 sebesar 30,75 ppm memiliki nilai IC50 yang lebih rendah.

STUDI LITERATUR PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP RENDEMEN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum)

DEWI PUSPITA SARI
2026 · Book · Open Access

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan karena kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa tersebut dapat diperoleh melalui proses ekstraksi, dengan rendemen sebagai salah satu indikator penting yang menentukan keberhasilan proses tersebut. Nilai rendemen dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama jenis pelarut yang digunakan karena perbedaan tingkat kepolaran pelarut akan mempengaruhi kemampuan melarutkan senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap rendemen ekstrak jahe merah. Metode ekstraksi yang dipilih adalah metode maserasi karena prosedurnya sederhana, dan mudah dilakukan tanpa memerlukan pemanasan yang tinggi. Kajian dilakukan terhadap dua jurnal ilmiah yang membahas ekstraksi jahe merah menggunakan pelarut polar (etanol 96%), semi-polar (etil asetat), dan non-polar (n-heksana). Data yang dikaji meliputi tahapan pembuatan simplisia, metode ekstraksi, dan nilai rendemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa etanol 96% secara konsisten menghasilkan rendemen tertinggi dibandingkan pelarut lainnya, sementara perbedaan nilai rendemen juga dipengaruhi oleh perlakuan awal bahan dan cara ekstraksi yang digunakan.

STUDI LITERATUR PEMBERIAN REBUSAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

NURFADILLA. A
2026 · Book · Open Access

Daun jambu biji (Psidium guajava) merupakan salah satu dari jenis terapi herbal untuk menangani penyakit diabetes melitus (DM), bagian tanaman jambu biji yang dapat dijadikan obat DM salah satunya adalah bagian daun. Daun jambu biji Mengandung tanin dan kalsium dimana tanin menghambat enzim -glikosidase sehingga memperlambat pelepasan glukosa dalam darah. Melalui studi literatur tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun jambu biji untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien DM. Objek penelitian ini adalah informasi hasil penurunan kadar gula darah setelah pemberian air rebusan daun jambu biji. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, berupa data kualitatif dan kuantitatif yang disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Kadar glukosa sebelum diberikannya rebusan daun jambu biji kelompok maupun intervensimaupun kontrol adalah 257,09 mg/dl dan 232,79 mg/dl sedangkan setelah diberikan air rebusan daun jambu biji adalah 189,36 mg/dl dan 232,79 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian pemberian rebusan air daun jambu biji efektif dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus type 2.

Analisis Manajemen Strategi Dalam Pengembangan Usaha Menggunakan Metode SWOT Pada Layanan Kecantikan di Klinik 88 Samarinda

AGNES GRACHIA SARAGIH
2026 · Book · Open Access

Perkembangan bisnis dunia kecantikan semakin populer seiring berjalannya waktu. Disamping itu, antusiasme masyarakat terhadap kesadaran perawatan diri terus meningkat. Hadirnya layanan estetika di wilayah Samarinda Seberang dari Klinik Pratama 88 (Poli Kecantikan) menjadi bidang usaha bisnis yang potensional. Posisi strategis ini memberikan peluang bisnis yang besar di wilayah tersebut mengingat belum banyaknya pesaing dengan bidang layanan estetika berbasis medis. Konsep perencanaan strategi didasari oleh analisa SWOT yang meliputi variabel kekuatan (strenghts), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (treaths). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis SWOT melalui penilaian internal (IFAS) dan eksternal (EFAS) dalam menentukan perencanaan strategi yang tepat dan sesuai dengan kondisi kenyataan Poli Kecantikan Klinik 88. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian non-experimental dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi responden berupa usia, jenis kelamin, dan sumber informasi promosi, serta analisis deskriptif yang diuraikan dalam bentuk tabel kuadran koordinat titik pertemuan antara nilai IFAS dan EFAS dalam memberikan analisis strategi yang tepat bagi Poli Kecantikan Klinik 88. Uji instrumen dilakukan untuk mengukur validitas dan reliabilitas kuesioner sebelum diberikan kepada responden.

Tingkat pengetahuan dan praktik pembelian alat kesehatan buatan dalam negeri (AKD) dan alat kesehatan impor (AKL) oleh konsumen di PAK PT Promedika Mitra Utama

SALMAN ALFARISI
2026 · Book · Open Access

Tingkat pengetahuan konsumen tentang alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi praktik pembelian, namun hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik pembelian belum banyak dikaji secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan praktik pembelian konsumen terhadap penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor di Pabrik Besar Alat Kesehatan (PAK) Promedika Mitra Utama Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan survei cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup yang disebarkan kepada minimal 200 responden yang melakukan pembelian alat kesehatan di PT Promedika Mitra Utama selama bulan Juni hingga Agustus 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, yaitu konsumen yang ditemui secara langsung dan bersedia mengisi kuesioner saat berkunjung ke PAK. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan praktik, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik pembelian alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor pada konsumen di PT Promedika Mitra Utama Kota Samarinda.

"Gambaran Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Dewasa dan Faktor yang Mempengaruhinya di Puskesmas Samarinda Kota, Puskesmas Segiri, dan Puskesmas Karang Asam"

AKMAL AZHARI MUSYAFFA
2026 · Book · Open Access

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sangat serius di Indonesia, dengan tingkat kasus yang relatif tinggi dan proses pengobatan yang sering kali terkendala oleh ketidakpatuhan pasien dalam menyelesaikan seluruh tahapan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepatuhan dalam pengobatan pasien TBC dewasa di wilayah kerja Puskesmas Samarinda Kota, Puskesmas Segiri, dan Puskesmas Karang Asam serta mengidentifikasi berbagai faktor-faktor utama yang memengaruhinya, seperti tingkat pengetahuan individu pasien, dukungan dari keluarga inti dan lingkungan sekitar, serta peran aktif tenaga kesehatan dalam pendampingan selama masa terapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap pasien TBC dewasa yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu pasien TBC dewasa yang telah menjalani pengobatan minimal selama satu bulan dan bersedia menjadi partisipan dengan menandatangani lembar persetujuan di Puskesmas Samarinda Kota, Puskesmas Segiri, dan Puskesmas Karang Asam. Data dikumpulkan melalui kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk mengukur tingkat kepatuhan pasien, serta kuesioner tambahan untuk menilai pengetahuan, dukungan keluarga, dan persepsi pasien terhadap peran tenaga kesehatan. Data pendukung juga diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi dari rekam medis pasien yang tersedia di Puskesmas Samarinda Kota, Puskesmas Segiri, dan Puskesmas Karang Asam. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, tingkat kepatuhan, serta faktor-faktor yang diteliti. Analisis bivariat digunakan untuk melihat hubungan antara tingkat kepatuhan pengobatan dengan pengetahuan pasien, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan.

ANALISIS NATRIUM BENZOAT PADA SAUS KEMASAN YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL KOTA SAMARINDA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

NADILA NURHASANAH
2026 · Book · Open Access

Natrium benzoat merupakan salah satu bahan pengawet sintetis yang banyak ditambahkan ke dalam produk pangan seperti saus kemasan karena sifatnya mudah larut dalam air dan efektif mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Penggunaan natrium benzoat dalam saus telah diatur oleh BPOM RI dengan batas maksimum 1.000 mg/kg bahan. Namun, peredaran produk pangan kemasan yang mengandung natrium benzoat di pasar tradisional relatif kurang pengawasan sehingga masih banyak ditemukan produk yang melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar natrium benzoat yang ada dalam saus sambal dan saus tomat kemasan yang beredar di pasar tradisional kota Samarinda dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Objek penelitian ini yaitu kadar natrium benzoat dalam saus sambal dan saus tomat kemasan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimental. Tahapan penelitian meliputi preparasi sampel, pengujian kualitatif menggunakan pereaksi FeCl3 5%, pereaksi AgNO3 0,1 M, dan uji esterifikasi serta uji kadar menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel saus sambal dan saus tomat yang digunakan yaitu positif mengandung natrium benzoat yang ditandai terjadinya perubahan warna setelah dilakukan uji kualitatif dengan pereaksi FeCl3 5% dan pereaksi AgNO3 0,1 M serta timbul bau aromatis khas pada uji esterifikasi. Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar natrium benzoat pada sampel berkisar antara 7,74 ± 0,03 - 96,90 mg/kg ± 0,02. Semua sampel aman untuk dikonsumsi masyarakat karena tidak melebihi batas maksimum penggunaan yang telah ditetapkan.

Gambaran Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Puskesmas Ujoh Bilang Kabupaten Mahakam Ulu Berdasarkan Permenkes RI No. 72 Tahun 2016

JOKO SURYO SAPUTRO
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Puskesmas Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 74 Tahun 2016. Fokus utama dari pelayanan kefarmasian adalah memastikan penggunaan obat yang rasional dan efektif melalui interaksi langsung antara tenaga kefarmasian dan pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan prospektif dengan pengumpulan data primer melalui lembar checklist observasi dan wawancara. Sampel penelitian terdiri dari apoteker dan tenaga kefarmasian yang memberikan informasi obat kepada pasien. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai kualitas pelayanan informasi obat di puskesmas, serta membantu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien dalam pengobatan, sehingga tujuan terapi dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dalam proses pemberian informasi obat, yang dapat digunakan untuk merancang program pendidikan lebih lanjut bagi tenaga kesehatan di Puskesmas.

Diagnosis Gizi

Dian Handayani; Inggita Kusumastuty
2026 · Book · Open Access

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku yang berjudul “Diagnosis Gizi”. Ketertarikan penulis pada topik ini didasari oleh pentingnya melaksanakan Proses Asuhan Gizi Terstandar atau Nutritional Care Process (NCP) yang terdiri dari tahapan asesmen, diagnosis gizi, intervensi gizi, dan monitoring evaluasi. Buku ini memfokuskan bahasan terkait tata cara menegakkan diagnosis gizi yang merupakan hal penting sebagai landasan ilmiah untuk menerapkan intervensi gizi secara benar, tepat, dan aman bagi klien/pasien. Penegakan diagnosis gizi akan membuat nutrisionis/dietisien bertanggung jawab sepenuhnya terhadap intervensi terkait gizi yang dilakukan. Ucapan terima kasih penulis sampaikan ke jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES), ketua DPP PERSAGI, ketua DPP ASDI dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah mendukung kelancaran proses penulisan buku ini. Buku ini merupakan edisi revisi dari edisi pertama yang telah sukses menjadi buku referensi dan sampai dengan bulan Juli 2022 telah terjual sebanyak 1112 eksemplar. Perkembangan diagnosis gizi sesuai dengan rujukan asli membuat penulis memandang perlu melakukan beberapa poin revisi untuk memberikan update terkini bagi pembaca. Penulis menyadari bahwa penulisan buku ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis membuka diri untuk menerima kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga buku ini bisa bermanfaat bagi semua.

Krause and Mahan's Food and the Nutrition Care Process

JANICE L. MORROW RAYMOND (KELLY.); Kelly Morrow
2026 · Book · Open Access

A trusted classic for over 50 years, Krause and Mahan's Food & the Nutrition Care Process, 15th Edition presents the most up-to-date dietetics content available in this ever-changing field to ensure you provide optimal nutritional care. It offers cutting-edge, comprehensive coverage of a full range of dietetics topics, all in one book. You'll benefit from in-depth information from clinical specialists that provides practical and evidence-based recommendations related to nutrition assessment and intervention, nutritional needs of individuals in different stages of the life cycle, nutrition for health and fitness, and medical nutrition therapy. UNIQUE! Pathophysiology algorithms present the cause, pathophysiology, and medical nutrition management for a variety of disorders and conditions to help you provide optimal nutritional care. UPDATED! Inflammation and the Pathophysiology of Chronic Disease chapter offers vital information to help you understand how diet and nutrition affect the body and contribute to disease processes. UPDATED! Part III: Nutrition in the Life Cycle section of chapters explains the newest nutrition guidelines from pregnancy through adult years to increase your understanding of the nutritional needs of patients at every age. Clinical case studies help you translate academic knowledge into practical patient care using the nutrition care process. Nutrition Diagnosis boxes present a problem, its etiology, and its signs and symptoms before concluding with a sample nutrition diagnosis, providing you with real-life scenarios you may encounter in practice. Clinical Insight boxes expand on clinical information, highlight new areas of focus, and contain clinical resources for your studies. NEW! Food-Nutrient Delivery: Planning the Diet with Cultural Competency chapter provides international nutrition guidelines and resources to assist you with multicultural meal planning. NEW! Clinical: Nutritional Genomics chapter features an author from the NIH's Human Genome Project and introduces you to the latest research about CRISPR and epigenetics. NEW! MNT for Neurologic Disorders chapter features two new authors, including a speech therapist, and displays IDDSI guidelines and an appendix for dysphagia diets to help you carefully and consistently address the nutritional needs of these patients. NEW! Clinical: Water, Electrolytes, and Acid-Base Balance and Clinical: Biochemical, Physical, and Functional Assessment chapters are updated with the most relevant and evidence-based complementary and integrative approaches to expand your expertise in these clinical nutritional areas. NEW! MNT for Adverse Reactions to Food: Food Allergies and Intolerance chapter features completely revised guidelines and a new pathophysiology algorithm to ensure you are confident in your knowledge of how to prevent emergencies and what to do when emergencies do happen. NEW! Coverage of intermittent fasting, health at every size, and health disparities focuses on the latest nutrition trends to ensure you are well-versed in these topics. NEW! The Mediterranean Diet, Choline, and Biotin appendices display at-a-glance information to help you find quickly supplemental information. NEW! Directions boxes and Focus On boxes, as well as useful websites, resources, and key terms at the end of each chapter, help you find information quickly and easily.