ASANAH
2025 · Book · Open Access
Tren “back to nature” sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, sehingga masyarakat kembali menggunakan berbagai bahan alam dalam pengobatan. Kejadian Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) dari obat-obat herbal merupakan hal yang masih jarang diteliti di Indonesia sehingga diperlukan studi farmakovigilans untuk mendeteksi kejadian ROTD. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian dalam studi literatur ini yaitu gambaran ROTD. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data mengenai kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Data yang diperoleh dari berbagai studi diolah untuk memberikan gambaran umum tentang frekuensi dan jenis ROTD yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa obat herbal dapat menyebabkan ROTD dengan kategori berbeda seperti possible ( cukup mungkin) dan probable (mungkin). Gejala ROTD yang paling umum adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, maag, dan asam lambung.
INDAH PERMATA FEBRIANTI
2025 · Book · Open Access
Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat merusak sel tubuh dan memicu penyakit degeneratif seperti kanker, penuaan dini, dan penyakit jantung. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas tersebut. Tanaman senduduk (Melastoma malabathricum L.) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar aktivitas antioksidan ekstrak etanol dari daun, ranting, dan batang senduduk dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) melalui studi literatur. Data diperoleh dari dua jurnal utama dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang senduduk memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan persen inhibisi sebesar 88% pada konsentrasi 100 ppm, diikuti oleh ranting (82%) dan daun (80%) pada konsentrasi 50 ppm. Nilai estimasi IC₅₀ seluruh bagian berada di bawah 50 ppm, menunjukkan kategori antioksidan kuat. Perbedaan aktivitas ini berkaitan erat dengan kandungan metabolit sekunder masing-masing bagian tanaman. Kandungan flavonoid dan tanin yang lebih tinggi pada batang diyakini berperan besar dalam memberikan aktivitas antioksidan tertinggi. Metode DPPH yang digunakan dalam pengujian memiliki kelebihan dalam kecepatan, kesederhanaan, dan sensitivitas terhadap donor elektron atau atom hidrogen. Hasil studi ini menegaskan bahwa seluruh bagian tanaman senduduk, terutama batangnya, memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami yang efektif untuk menangkal radikal bebas dan dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk herbal atau fitofarmaka
KURNIA DELLA
2025 · Book · Open Access
Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan yang berfungsi untuk menyelenggarakan, meningkatkan, mencegah, mengobati, dan memulihkan kesehatan masyarakat, yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memberikan pelayanan instalasi farmasi yang berkualitas dan memuaskan pasien, pihak puskesmas perlu memperhatikan berbagai aspek pelayanan yang ditawarkan untuk menciptakan sekaligus meningkatkan mutu layanan farmasi. Kepuasan pelanggan adalah tanggapan perilaku yang muncul sebagai hasil dari perbandingan antara harapan dengan pengalaman nyata yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di dua puskesmas, yaitu Puskesmas Bromo di Medan dan Puskesmas Pracimantoro di Wonogiri. Pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner SERVQUAL diterapkan untuk menilai lima dimensi utama pelayanan, meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, tingkat kepuasan pasien di kedua puskesmas berada dalam kategori tinggi, dengan dimensi responsivitas, assurance, dan empati mendapatkan nilai tertinggi. Meskipun demikian, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas ruang tunggu dan penjelasan tentang efek samping obat. Disarankan untuk melakukan pelatihan komunikasi secara berkala dan evaluasi kualitas layanan guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pasien serta kualitas pelayanan kefarmasian di puskesmas.
WAMILA
2025 · Book · Open Access
REZA NUR RAHMAWATI
2025 · Book · Open Access
Persepsi konsumen merupakan cara pandang dan penilaian individu terhadap suatu produk atau layanan yang dipengaruhi oleh pengalaman, pengetahuan, sikap, dan faktor sosial budaya masyarakat. Persepsi ini tidak hanya mencakup penilaian terhadap kualitas produk, tetapi juga terhadap manfaat, keamanan, serta keaslian dari obat herbal yang ditawarkan. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisa persepsi konsumen terhadap pembelian obat herbal berdasarkan studi literatur, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen seperti keamanan, efektivitas, pengaruh budaya, dan pengetahuan konsumen. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisa data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan pengaruh persepsi dan budaya terhadap keputusan pembelian konsumen di Pasar Kahayangan Palangka Raya dan Kecamatan Seberang Ulu II Palembang. Analisis data yang dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran pengaruh keputusan pembelian konsumen terhadap pembelian obat herbal.
MUHAMMAD ZULFIANSYAH
2025 · Book · Open Access
Emergency trolley merupakan tempat penyimpanan sediaan farmasi emergensi yang hanya digunakan dalam situasi gawat darurat. Ketersediaan obat dan kemudahan akses dalam waktu singkat menjadi aspek penting yang harus dipastikan melalui pengelolaan yang baik. Pengelolaan emergency trolley di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diwajibkan mengacu pada Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Tahun 2019, serta Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan emergency trolley yang efektif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap dua artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan acuan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 dan Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan emergency trolley di RSUD Pringsewu Lampung sebagian besar telah sesuai standar, terutama terkait ketersediaan obat, penggantian stok, dan keterlibatan tenaga farmasi, meskipun masih terdapat kekurangan dalam pencatatan dan penyimpanan. Sebaliknya, pengelolaan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo belum optimal, dengan permasalahan utama pada pencatatan, penataan isi troli, kesiapan sumber daya manusia, serta sarana prasarana. Perbedaan implementasi antar rumah sakit menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas unit, pelatihan SDM berkelanjutan, serta pengawasan berkala agar pengelolaan emergency trolley lebih efektif, sesuai standar nasional, dan mendukung keselamatan pasien.
YUNI DWIKI DARMAWANTI
2025 · Book · Open Access
ABSTRAK Penyakit kardiovaskular (PKV), seperti penyakit jantung koroner dan stroke, merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Gaya hidup tidak sehat, termasuk pola makan tinggi lemak jenuh, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok, memperburuk prevalensi PKV. Suplementasi asam lemak omega-3 telah banyak diteliti sebagai strategi pencegahan PKV. Omega-3, terutama eikosapentaenoat (EPA) dan dokosaheksaenoat (DHA), memiliki manfaat dalam menurunkan kadar trigliserida, mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fungsi endotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait efektivitas omega-3 dalam pencegahan dan pengelolaan PKV. Diperlukan edukasi gizi dan kebijakan yang mendukung peningkatan konsumsi omega-3 untuk kesehatan kardiovaskular.
NURUL HIDAYAH
2025 · Book · Open Access
Antioksidan merupakan suatu kemampuan untuk menghambat, menekan, serta mencegah terjadinya rantai oksidasi yang dapat menghasilkan radikal bebas. Salah satu jenis tanaman yang memiliki senyawa penangkal radikal bebas yaitu tanaman pidada merah (Sonneratia caseolaris L). Studi literatur ini bertujuan untuk dapat mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun dan kulit buah pidada merah (Sonneratia caseolaris L). Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa kesehatan atau peneliti sebagai referensi bagi penelitian terkait pemanfaatan ekstrak daun dan kulit buah pidada merah. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu aktivitas antioksidan daun dan kulit buah pidada merah. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu berupa nilai IC₅₀ aktivitas antoksidan ekstrak daun dan kulit buah pidada merah. Hasil studi literatur aktivitas antioksidan pada daun pidada merah memiliki nilai IC₅₀ sebesar 24,22 ppm, sedangkan pada kulit buah pidada merah memiliki nilai IC₅₀ sebesar 25,72 ppm terhadap larutan DPPH.
HADIJAH
2025 · Book · Open Access
Tingginya penggunaan perona mata, khususnya eyeshadow, yang mengandung zat berbahaya seperti Rhodamin B, memerlukan perhatian khusus untuk memastikan keamanan produk kosmetik yang beredar di pasaran. Rhodamin B adalah pewarna sintetis yang sering digunakan pada industri tekstil dan dilarang penggunaannya dalam produk kosmetik karena bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti iritasi kulit dan gangguan fungsi organ jika terpapar dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Rhodamin B pada produk eyeshadow yang dijual di wilayah Kota Palangkaraya dan Pasar Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kromatografi Lapis Tipis (KLT), yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai literatur, jurnal, dan sumber relevan lainnya. Jenis penelitian ini berupa studi literatur yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait analisis keberadaan Rhodamin B yang beredar pada eyeshadow. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyajikan data kualitatif yang dipaparkan dengan sebaik mungkin sehingga dapat diinterpretasikan secara mudah.
QUSNUL CHOTIMAH
2025 · Book · Open Access
Pengetahuan merupakan suatu hasil dari rasa keingin tahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Perlu adanya pengawasan dan penyampaian informasi tentang obat untuk masyarakat dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan serta membuang obat dengan baik, dalam dunia kesehatan dikenal dengan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian yaitu gambaran pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik, pengetahuan dan sikap responden.
VIRGINIA FRANCINE SUYANTO
2025 · Book · Open Access
ATIKAH KHARISMA RAYYAN MAULIDA
2025 · Book · Open Access
Tanaman obat di Indonesia yang sering dimanfaatkan untuk mengobati jerawat ialah daun sirih merah yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Penyebab utama jerawat melibatkan produksi minyak berlebih (sebum) yang dapat menghambat pori-pori kulit, serta menyebabkan terjadinya peradangan kulit, dan juga dapat disebabkan oleh pertumbuhan bakteri seperti Propionibacterium acnes. Analisis daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap bakteri Propinibacterium acnes dapat dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap bakteri Propinibacterium acnes. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, dengan tahap yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Hasil dari studi literatur ini ialah ekstrak daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Ekstrak daun sirih merah yang menggunakan metode ekstraksi sokhletasi pada konsentrasi 10% menghasilkan zona daya hambat sebesar 9,53 mm dengan kategori sedang. Namun ekstrak yang menggunakan metode maserasi pada konsentrasi yang sama menghasilkan zona daya hambat sebesar 23,25 mm dengan kategori sangat kuat. Kesimpulan dari studi literatur ini ialah ekstrak daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada metode ekstraksi maserasi dengan zona daya hambat kategori sangat kuat.
M. DEDY RIZALDI AKBAR
2025 · Book · Open Access
Penyimpanan perbekalan farmasi harus menjamin mutu, kualitas dan keamanan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan kefarmasian. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang penyimpanan di beberapa gudang perbekalan farmasi rumah sakit berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, jurnal-jurnal serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah beberapa gudang perbekalan farmasi Rumah Sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi Rumah Sakit berdasarkan data-data yang terkumpul. Berdasarkan hasil studi literatur mengenai pengelolaan penyimpanan obat di gudang farmasi Rumah Sakit dapat disimpulkan bahwa penyimpanan di Gudang Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 Tahun 2016. Sementara itu, di Gudang Perbekalan Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Lapangan Sawang Sitaro, tingkat kepatuhannya hanya mencapai 68%.
SISI NANDA RESTU
2025 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian global yang sering dijuluki sebagai silent killer Oleh karena itu, penggunaan daun seledri (Apium graveolens L.), yang mengandung senyawa aktif seperti apigenin menjadi semakin diminati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait efektivitas daun seledri dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi serta menganalisis metode pemberian yang optimal (seduhan atau rebusan). Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur menggunakan database Google Scholar dari tahun 2019 hingga 2024. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan efektivitas daun seledri sebagai antihipertensi berdasarkan dua jurnal utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun seledri efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, baik dalam bentuk rebusan maupun seduhan. Pemberian air rebusan daun seledri terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok lansia hipertensi. Temuan ini menunjukkan potensi daun seledri sebagai alternatif pengobatan hipertensi yang aman, ekonomis, dan minim efek samping. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dosis dan metode administrasi yang optimal .
ANANDA IMROATUR RASIDAH
2025 · Book · Open Access
Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel serta berperan dalam timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes melitus. Untuk menghambat dampak negatif tersebut, tubuh memerlukan antioksidan yang mampu menetralisir radikal bebas. Antioksidan dapat berasal dari berbagai senyawa aktif, seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung antosianin serta senyawa bioaktif lain yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai IC₅₀ dari ekstrak etanol 70% bunga telang berdasarkan dua artikel ilmiah yang menggunakan metode DPPH. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ pada jurnal pertama sebesar 41,36 µg/mL dan pada jurnal kedua sebesar 43,68 ppm, yang keduanya termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Perbedaan nilai IC₅₀ tersebut dapat disebabkan oleh variasi metode ekstraksi, konsentrasi larutan induk, serta perlakuan terhadap sampel. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa bunga telang memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.
SALWA QORNITA FIRDAUS SITE
2025 · Book · Open Access
Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, salah satunya adalah tumbuhan sungkai (Peronema canescens Jack.), yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Daun sungkai memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat memberikan aktivitas farmakologi sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Kandungan senyawa aktif dan rendemen ekstrak daun sungkai dapat dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan untuk ekstraksi. Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan rendemen ekstrak daun sungkai berdasarkan variasi jenis pelarut. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua jurnal utama yang menggunakan pelarut etanol 96% dan metanol. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut etanol 96% mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, tanin, dan steroid dengan rendemen 7,28%. Ekstrak dengan pelarut metanol mengandung golongan senyawa flavonoid, fenol, saponin, tanin, dan steroid dengan rendemen 8,85%. Hasil ini menunjukkan bahwa jenis pelarut mempengaruhi efektivitas ekstraksi senyawa aktif dan nilai rendemen. Pelarut metanol cenderung menghasilkan rendemen lebih tinggi, meskipun tidak mampu mengekstraksi alkaloid secara optimal seperti etanol. Pemilihan pelarut sangat berpengaruh terhadap hasil skrining fitokimia dan nilai rendemen ekstrak daun sungkai, sehingga penting untuk mempertimbangkan karakteristik senyawa target dan kepolaran pelarut.
CICI FEBRIANI
2025 · Book · Open Access
Swamedikasi merupakan upaya seseorang untuk mengatasi suatu keluhan atau penyakit ringan berdasarkan gejala yang didiagnosis sendiri. Obat – obatan yang dapat digunakan secara bebas tanpa resep dokter merupakan obat golongan over-the-counter (OTC). Meskipun obat OTC telah terbukti aman dan efektif, namun efek samping dan interaksi obatnya berdampak serius terhadap kesehatan. Alasan yang melandasi banyaknya masyarakat melakukan swamedikasi antara lain faktor sosial ekonomi, mudahnya akses untuk mendapatkan obat, pelayanan kesehatan yang kurang memadai, merasa sakit yang diderita ringan, dan pengalaman sebelumnya dalam menggunakan obat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian yaitu gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tanpa resep. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik, pengetahuan dan sikap responden.
NOR HIDAYATI
2025 · Book · Open Access
Escherichia coli merupakan bakteri patogen yang sering menyebabkan infeksi, terutama pada saluran pencernaan, serta menjadi resisten akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, tanin, dan saponin, yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Senyawa tersebut bekerja dengan merusak membran sel, mengganggu permeabilitas, dan menghambat pertumbuhan bakteri. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Melalui studi literatur, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal ilmiah yang membahas tentang potensi dan manfaat daun jambu biji sebagai antibakteri. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur yang mencakup analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data- data yang terkumpul mengenai nilai aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli, sehingga diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna mengenai potensi daun jambu biji sebagai sumber antibakteri alami dan kontribusinya dalam pengobatan tradisional, serta menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut di bidang farmasi dan kesehatan.
DEVY MAISAROH
2025 · Book · Open Access
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang dan melemahkan sistem pertahanan tubuh manusia.. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV). Tujuan utama terapi ARV adalah penekanan secara maksimum dan berkelanjutan terhadap jumlah virus, pemulihan atau pemeliharaan fungsi imunologik, perbaikan kualitas hidup, dan pengurangan morbiditas dan mortalitas HIV. Dampak jika tidak patuh meminum obat adalah resistensi obat, harapan hidup penderita menjadi kecil, resiko penularan meningkat dan mengakibatkan HIV menjadi AIDS. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien HIV dalam pengobatan ARV. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini dengan metode pengumpulan, analisa, pembahasan dokumen dokumen terkait, seperti jurnal. Objek penelitian ini yaitu kepatuhan pasien HIV dalam pengobatan terapi ARV di RSUD Karawang, RSUD Banyumas dan RSUD Gunung Jati Cirebon.
MEYSKE THERESIA ERICA NOVITA KILANTA
2025 · Book · Open Access