Abstrak
Tren “back to nature” sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, sehingga masyarakat kembali menggunakan berbagai bahan alam dalam pengobatan. Kejadian Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) dari obat-obat herbal merupakan hal yang masih jarang diteliti di Indonesia sehingga diperlukan studi farmakovigilans untuk mendeteksi kejadian ROTD. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian dalam studi literatur ini yaitu gambaran ROTD. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data mengenai kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Data yang diperoleh dari berbagai studi diolah untuk memberikan gambaran umum tentang frekuensi dan jenis ROTD yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa obat herbal dapat menyebabkan ROTD dengan kategori berbeda seperti possible ( cukup mungkin) dan probable (mungkin). Gejala ROTD yang paling umum adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, maag, dan asam lambung.