Abstrak
ABSTRAK Nama : Rossa Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Formulasi Dan Evaluasi Lip Balm Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum) Pembimbing : apt. Hayatus Sa’adah, S.Farm., M.Sc. Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kulit bibir, seperti kekeringan, pecah-pecah, hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kerusakan jaringan. Oleh karena itu, diperlukan sediaan lip balm yang tidak hanya berfungsi sebagai pelembap, tetapi juga mampu memberikan perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet. Daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan serta tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun senduduk terhadap karakteristik fisik dan aktivitas tabir surya sediaan lip balm. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Daun senduduk dibuat menjadi simplisia, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh dilakukan pengujian susut pengeringan, kadar air, dan skrining fitokimia, kemudian diformulasikan ke dalam empat formula, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), dan F3 (3%). Selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan titik lebur, serta pengujian aktivitas tabir surya secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia daun senduduk memiliki nilai susut pengeringan rata-rata sebesar 8,67 ± 2,08%, sedangkan kadar air rata-rata sebesar 20,17%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin, sedangkan terpenoid negatif. Seluruh formula lip balm memiliki bentuk semi padat, homogen, aroma khas, dan warna yang semakin pekat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak. Variasi konsentrasi ekstrak memengaruhi karakteristik fisik sediaan serta meningkatkan aktivitas tabir surya yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai SPF pada setiap formula. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi lip balm karena menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik yang baik dan memiliki aktivitas tabir surya. Kata kunci: lip balm, daun senduduk, Melastoma malabathricum L., tabir surya alami, Sun Protection Factor (SPF), spektrofotometri UV-Vis