Profil penulis
ROSSA
6 karya publik ditemukan.
FORMULASI DAN EVALUASI LIP BALM EKSTRAK DAUN SENDUDUK (Melastoma malabathricum)
ABSTRAK Nama : Rossa Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Formulasi Dan Evaluasi Lip Balm Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum) Pembimbing : apt. Hayatus Sa’adah, S.Farm., M.Sc. Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kulit bibir, seperti kekeringan, pecah-pecah, hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kerusakan jaringan. Oleh karena itu, diperlukan sediaan lip balm yang tidak hanya berfungsi sebagai pelembap, tetapi juga mampu memberikan perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet. Daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan serta tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun senduduk terhadap karakteristik fisik dan aktivitas tabir surya sediaan lip balm. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Daun senduduk dibuat menjadi simplisia, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh dilakukan pengujian susut pengeringan, kadar air, dan skrining fitokimia, kemudian diformulasikan ke dalam empat formula, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), dan F3 (3%). Selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan titik lebur, serta pengujian aktivitas tabir surya secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia daun senduduk memiliki nilai susut pengeringan rata-rata sebesar 8,67 ± 2,08%, sedangkan kadar air rata-rata sebesar 20,17%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin, sedangkan terpenoid negatif. Seluruh formula lip balm memiliki bentuk semi padat, homogen, aroma khas, dan warna yang semakin pekat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak. Variasi konsentrasi ekstrak memengaruhi karakteristik fisik sediaan serta meningkatkan aktivitas tabir surya yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai SPF pada setiap formula. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi lip balm karena menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik yang baik dan memiliki aktivitas tabir surya. Kata kunci: lip balm, daun senduduk, Melastoma malabathricum L., tabir surya alami, Sun Protection Factor (SPF), spektrofotometri UV-Vis
UJI EFEKTIVITAS NIGHT CREAM ANTI ACNE TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Acne vulgaris penyakit kulit karena bakteri Propionibacterium acnes. Rangkaian produk skincare salah satunya cream anti acne yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Cream anti acne mempunyai mekanisme kerja yaitu untuk mengurangi sekresi sebum, meningkatkan regenerasi sel kulit, serta memiliki sifat anti bakteri dan inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas night cream anti acne dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 sampel night cream anti acne berbeda yang digunakan dengan kode krim (DS, MS dan ST) yang diperoleh dari toko kosmetik dan klinik kecantikan. Uji efektivitas bakteri dengan benzoil peroksida gel (2,5%) sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Analisa didapatkan dengan melakukan pengukuran diameter zona hambat. Dianalisa dengan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui MS memiliki zona hambat paling besar dengan rata-rata 6,7 mm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Kruskall-Wallis, diketahui nilai sig 0,05 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan konsentrasi krim uji terhadap zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
UJI EFEKTIVITAS NIGHT CREAM ANTI ACNE TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Acne vulgaris penyakit kulit karena bakteri Propionibacterium acnes. Rangkaian produk skincare salah satunya cream anti acne yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Cream anti acne mempunyai mekanisme kerja yaitu untuk mengurangi sekresi sebum, meningkatkan regenerasi sel kulit, serta memiliki sifat anti bakteri dan inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas night cream anti acne dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 sampel night cream anti acne berbeda yang digunakan dengan kode krim (DS, MS dan ST) yang diperoleh dari toko kosmetik dan klinik kecantikan. Uji efektivitas bakteri dengan benzoil peroksida gel (2,5%) sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Analisa didapatkan dengan melakukan pengukuran diameter zona hambat. Dianalisa dengan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui MS memiliki zona hambat paling besar dengan rata-rata 6,7 mm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Kruskall-Wallis, diketahui nilai sig 0,05 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan konsentrasi krim uji terhadap zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT
Jenis limbah Rumah Sakit meliputi limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam tinggi, kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat Rumah Sakit berdasarkan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 dan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit. Analisis penelitian secara deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah kota Dumai, Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Rumah Sakit Dr. H. Moch.Ansari Saleh Banjarmasin, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 adalah RSUD Dr. Soetomo. Sedangkan yang tidak sesuai dengan Peraturan tersebut adalah RSU Mattaher Jambi. Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004 adalah RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Kota Dumai. Sedangkan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut adalah RSUD Mamuju dan RS Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti lainnya untuk studi literatur selanjutnya guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat agar sesuai standar peraturan yang telah ditetapkan.
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT
Jenis limbah Rumah Sakit meliputi limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam tinggi, kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat Rumah Sakit berdasarkan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 dan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit. Analisis penelitian secara deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah kota Dumai, Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Rumah Sakit Dr. H. Moch.Ansari Saleh Banjarmasin, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 adalah RSUD Dr. Soetomo. Sedangkan yang tidak sesuai dengan Peraturan tersebut adalah RSU Mattaher Jambi. Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004 adalah RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Kota Dumai. Sedangkan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut adalah RSUD Mamuju dan RS Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti lainnya untuk studi literatur selanjutnya guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat agar sesuai standar peraturan yang telah ditetapkan.