Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PERBANDINGAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocapa Jack) DAN DAUN KAMBOJA PUTIH (Plumeria alba L) TERHADAP LARVA Artenia salina Leach

Koleksi Perpustakaan•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Pemakaian setiap bahan atau zat memiliki potensi yang bersifat toksik atau menyebabkan keracunan tergantung takarannya. Selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack) secara empiris digunakan sebagai obat sakit gigi, tumor, dan kanker. Kamboja putih (Plumeria alba L.) digunakan masyarakat sebagai obat sakit gigi, pencahar, dan antigatal. Khasiat kedua famili Apocynaceae ini selain digunakan masyarakat sebagai obat sakit gigi juga dilaporkan pada pemakaian jumlah tertentu dapat menyebabkan keracunan atau toksik di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan LC50 ekstrak etanol daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack) dan daun kamboja putih (Plumeria alba L.) terhadap larva Artemia Salina Leach. Penelitian yang dilakukan adalah studi literatur. Objek yang diteliti adalah toksisitas ekstrak etanol daun selutui puka dan daun kamboja putih terhadap larva Artemia salina Leach. Analisa yang dilakukan adalah menggunakan metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data terkumpul. Hasil penelitian menunjukan toksisitas pada daun selutui puka menghasilkan nilai LC50 0,7440 µg/mL dan untuk nilai LC50 ekstrak etanol daun kamboja putih adalah 132,340 µg/mL. Kedua tumbuhan ini masuk dalam kategori sangat toksik.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERBANDINGAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocapa Jack) DAN DAUN KAMBOJA PUTIH (Plumeria alba L) TERHADAP LARVA Artenia salina Leach2020 · oai:ais:library-item:26229