Abstrak
ABSTRAK Nama : Bella Olivia Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Perbandingan Kadar Kafein dalam Kopi Bubuk Robusta dan Arabika dengan Spektrofotometri UV-Vis Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, M.Si. 2. apt. Reksi Sundu, M.Sc. Kafein merupakan zat yang terkandung didalam kopi. Kafein memiliki dampak yang sangat baik jika dikomsumsi sesuai syarat batasan maksimum kafein pada SNI No. 01-7152-2006 sebesar 50 mg/sajian dan menurut SNI 01-3542-2004 adalah sebesar 0,9-2%. Kafein merupakan alkaloid purin dengan rumus senyawa kimia C8H10N4O2, dan rumus bangun 1,3,7-trimetilxantin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kafein didalam kopi bubuk robusta dan arabika dengan metode spektrofotometri. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimental. Objek yang diteliti adalah kadar kafein didalam kopi bubuk robusta dan arabika dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Variabel bebas pada penelitian ini adalah sampel kopi bubuk robusta dan arabika. Variabel terikat yaitu kadar kafein didalam kopi bubuk robusta dan arabika. Tahapan penelitian ini meliputi membuat larutan baku kafein, menentukan panjang gelombang kafein murni, membuat larutan induk dan larutan seri. Sampel diuji secara kualitatif dengan metode parry, K4 [Fe (CN)6] dan Kromatografi Lapis Tipis lalu diukur kadarnya secara kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis data dilakukan secara independent sample T-test. Hasil penetapan kadar kafein dari seluruh sampel adalah kedua jenis kopi aman dikonsumsi karena tidak melebihi ketetapan SNI No. 01-7152-2006. Keempat sampel kopi robusta berada dalam range 0,60-1,32% sedangkan kadar kafein dari keempat sampel kopi arabika berada dalam range 0,07-0,54%. Hasil analisis data dengan independent sample T-Test menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara kadar kafein didalam kopi robusta dan arabika.