Abstrak
Bahan kimia obat (BKO) parasetamol merupakan salah satu senyawa sintetis yang sering disalahgunakan dalam pembuatan jamu tradisional untuk memberikan efek cepat dalam meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan bahan kimia obat (BKO) parasetamol dalam jamu pegal linu yang beredar di pasar tradisional Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, serta menentukan kadarnya menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Tahapan penelitian meliputi persiapan dan pengumpulan sampel, preparasi larutan sampel jamu pegal linu, analisis kualitatif parasetamol menggunakan pereaksi FeCl₃ 10%, K₂Cr₂O₇ 0,1 N, dan tollens, pembuatan larutan baku parasetamol, penentuan panjang gelombang maksimum, pembuatan kurva kalibrasi, serta analisis kuantitatif parasetamol pada jamu menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk narasi dan tabel berdasarkan hasil pengukuran laboratorium. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengawasan mutu obat tradisional serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan jamu yang mengandung bahan kimia obat.