Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DELFIA RANTE
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESKTRAK BIJI PANGI (Pangium edule Reinw.) DENGAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Biji Pangi (Pangium edule Reinw.) dan Biji Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid. Senyawa metabolit tersebut memiliki potensi sebagai antibakteri. Stapylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri ekstak biji pangi dan ekstrak biji pepaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku serta dokumen yang terkait seperti skripsi dan jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah aktivitas antibakteri ekstrak biji pangi (Pangium edule Reinw.) dengan biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat yang terbentuk terhadap zat antibakteri yaitu ekstrak dari biji pangi (Pangium edule Reinw.) dan ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.). Uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak biji pangi memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak biji pepaya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococccus aureus dengan zona hambat terbesar yang terbentuk 20,3 mm pada konsentrasi 8%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESKTRAK BIJI PANGI (Pangium edule Reinw.) DENGAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2020•Koleksi Perpustakaan

Biji Pangi (Pangium edule Reinw.) dan Biji Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid. Senyawa metabolit tersebut memiliki potensi sebagai antibakteri. Stapylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri ekstak biji pangi dan ekstrak biji pepaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku serta dokumen yang terkait seperti skripsi dan jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah aktivitas antibakteri ekstrak biji pangi (Pangium edule Reinw.) dengan biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat yang terbentuk terhadap zat antibakteri yaitu ekstrak dari biji pangi (Pangium edule Reinw.) dan ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.). Uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak biji pangi memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak biji pepaya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococccus aureus dengan zona hambat terbesar yang terbentuk 20,3 mm pada konsentrasi 8%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail