BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Polusi udara dan gaya hidup tidak sehat menyebabkan tubuh terpapar dengan senyawa radikal bebas secara terus menerus. Radikal bebas terdapat dalam jumlah yang berlebihan, sehingga terjadi stres oksidatif, Keadaan tersebut menyebabkan tubuh memerlukan suatu asupan yang mengandung suatu senyawa yaitu antioksidan. Berdasarkan sumbernya antioksidan dapat dibagi menjadi 2 yaitu antioksidan sintetik dan antioksidan alami. Antioksidan alami bisa didapatkan dari tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan Dispersi Lignin-Lemak Tengkawang (Shorea Mecystopterix) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) pada konsentrasi 2,5%, 5% dan 10%. Jenis penelitian ini menggunakan penelitan eksperimental dengan teknik sampling non probability yaitu purposive sampling. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH menggunakan Spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan kadar IC50. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang dianalisis secara statistik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Polusi udara dan gaya hidup tidak sehat menyebabkan tubuh terpapar dengan senyawa radikal bebas secara terus menerus. Radikal bebas terdapat dalam jumlah yang berlebihan, sehingga terjadi stres oksidatif, Keadaan tersebut menyebabkan tubuh memerlukan suatu asupan yang mengandung suatu senyawa yaitu antioksidan. Berdasarkan sumbernya antioksidan dapat dibagi menjadi 2 yaitu antioksidan sintetik dan antioksidan alami. Antioksidan alami bisa didapatkan dari tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan Dispersi Lignin-Lemak Tengkawang (Shorea Mecystopterix) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) pada konsentrasi 2,5%, 5% dan 10%. Jenis penelitian ini menggunakan penelitan eksperimental dengan teknik sampling non probability yaitu purposive sampling. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH menggunakan Spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan kadar IC50. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang dianalisis secara statistik.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi amilum lokal seperti sukun, ubi jalar dan talas safira sebagai eksipien dalam sediaan tablet. Amilum atau pati merupakan zat penting dalam proses pembuatan tablet sebagai eksipien atau bahan dasar. Pati dalam pembuatan tablet berfungsi sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, dan bahan penghancur. Dilakukan identifikasi sumber pati sebagai upaya pengembangan eksipien dalam bidang farmasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan obyek penelitian berupa berbagai macam pati (amilum) lokal sebagai bahan eksipien tablet. Untuk mengetahui potensi amilum sukun, ubi jalar dan talas safira dapat dilakukan berbagai uji pendahuluan seperti: uji organoleptik, uji karakteristik fisika dan kimia. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data karakteristik berbagai macam pati yang akan dikembangkan menjadi bahan eksipien tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talas safira paling berpotensi untuk dijadikan eksipien tablet. Hasil uji kompresibilitas 0,629 %, sudut diam 21, 4330, waktu alir 4,72 g/ detik memiliki pH yang stabil di 4,77 dan memiliki ciri organoleptik yang sesuai
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi amilum lokal seperti sukun, ubi jalar dan talas safira sebagai eksipien dalam sediaan tablet. Amilum atau pati merupakan zat penting dalam proses pembuatan tablet sebagai eksipien atau bahan dasar. Pati dalam pembuatan tablet berfungsi sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, dan bahan penghancur. Dilakukan identifikasi sumber pati sebagai upaya pengembangan eksipien dalam bidang farmasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan obyek penelitian berupa berbagai macam pati (amilum) lokal sebagai bahan eksipien tablet. Untuk mengetahui potensi amilum sukun, ubi jalar dan talas safira dapat dilakukan berbagai uji pendahuluan seperti: uji organoleptik, uji karakteristik fisika dan kimia. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data karakteristik berbagai macam pati yang akan dikembangkan menjadi bahan eksipien tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talas safira paling berpotensi untuk dijadikan eksipien tablet. Hasil uji kompresibilitas 0,629 %, sudut diam 21, 4330, waktu alir 4,72 g/ detik memiliki pH yang stabil di 4,77 dan memiliki ciri organoleptik yang sesuai