ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingginya kasus anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi bersamaan dengan darah menstruasi. Faktor lain yang dapat menyebabkan anemia pada remaja yaitu kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi, tingkat pengetahuan terkait anemia dan tablet tambah darah yang masih kurang, dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang rendah. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Studi literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman’s rho dari data hasil tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan remaja putri didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 dan 0,001 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, dimana pengetahuan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi seseorang dalam merubah perilaku seperti kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan tanaman yang mempunyai banyak khasiat diantaranya sebagai antioksidan. Senyawa yang bermanfaat sebagai antioksidan pada kemangi yaitu flavonoid, eugenol, dan polifenol yang mempunyai kemampuan menetralkan radikal bebas. Mengingat besarnya potensi kemangi sebagai antioksidan maka perlu pengembangan dalam sediaan yang lebih praktis, stabil dan memberikan dosis yang tepat salah satunya adalah sediaan farmasi dalam bentuk tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sifat fisik dan aktivitas antioksidan tablet ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap variasi jenis dan konsentrasi bahan pengikat PVP dan Gelatin. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan tiga formula dengan variasi jenis dan konsentrasi PVP dan Gelatin sebagai bahan pengikat dengan perbandingan yaitu formula 1 (5:0), formula 2 (2,5:2,5), dan formula 3 (0:5). Dilakukan pengujian sifat fisik tablet dan aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS dengan spektrofotometri UV-Vis. Parameter pengujian sifat fisik tablet meliputi uji keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan tablet, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Sedangkan parameter pengukuran aktivitas antioksidan yaitu IC50.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Karakteristik mutu fisik tablet merupakan suatu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui mutu fisik sediaan tablet. Banyaknya penggunaan tablet parasetamol dan pandangan masyarakat meragukan tablet parasetamol generik. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka karakteristik mutu fisik tablet parasetamol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol bermerek dan generik. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data karakteristik fisik meliputi uji keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, kadar dan disolusi tablet. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk bermerek dan generik memiliki perbedaan yang tidak jauh lebih besar dari parameter uji tablet dan disolusi tablet, memenuhi persyaratan parameter uji tablet dan disolusi tablet pada produk bermerek dan generik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi amilum lokal seperti sukun, ubi jalar dan talas safira sebagai eksipien dalam sediaan tablet. Amilum atau pati merupakan zat penting dalam proses pembuatan tablet sebagai eksipien atau bahan dasar. Pati dalam pembuatan tablet berfungsi sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, dan bahan penghancur. Dilakukan identifikasi sumber pati sebagai upaya pengembangan eksipien dalam bidang farmasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan obyek penelitian berupa berbagai macam pati (amilum) lokal sebagai bahan eksipien tablet. Untuk mengetahui potensi amilum sukun, ubi jalar dan talas safira dapat dilakukan berbagai uji pendahuluan seperti: uji organoleptik, uji karakteristik fisika dan kimia. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data karakteristik berbagai macam pati yang akan dikembangkan menjadi bahan eksipien tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talas safira paling berpotensi untuk dijadikan eksipien tablet. Hasil uji kompresibilitas 0,629 %, sudut diam 21, 4330, waktu alir 4,72 g/ detik memiliki pH yang stabil di 4,77 dan memiliki ciri organoleptik yang sesuai
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tablet adalah salah satu sediaan yang banyak mengalami perkembangan dari segi formulasi. Sediaan tablet mempunyai beberapa persyaratan yaitu persyaratan karakteristik mutu fisik dan disolusi yang dijadikan dasar acuan untuk menetapkan kebenaran khasiat dan keamanan serta mutu suatu sediaan obat. Studi literatur ini bertujuan mengetahui perbandingan karakteristik fisik dan disolusi tablet metformin hidroklorida yang beredar dipasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet metformin hidroklorida. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Pengujian mutu karakteristik fisik tablet metformin hidroklorida telah memenuhi persyaratan dalam Farmakope Indonesia dari literatur terkait serta mempunyai mutu fisik tablet yang baik serta, memiliki profil disolusi yang tidak indentik satu sama lain. Namun untuk tablet dengan merek dagang dan generik dari pabrik yang sama profil disolusinya relatif sama.