Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: TITIS WAHYUNINGTIYAS
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBUCHA DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) DENGAN VARIASI LAMA FERMENTASI MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl)

2024•Koleksi Perpustakaan

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi dengan penambahan bakteri SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Penambahan SCOBY dapat menambah aktivitas antioksidan dalam suatu teh. Kombucha dapat dibuat dari berbagai bagian tanaman seperti akar, umbi, kulit, bunga, batang, dan daun dari tumbuhan yang mengandung senyawa fenolik memiliki aktivitas antioksidan. Salah satu daun yang dapat digunakan sebagai bahan membuat teh kombucha adalah daun alpukat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan teh kombucha daun alpukat (Persea americana Mill.) dengan variasi lama fermetasi. Uji antioksidan kombucha daun alpukat (Persea americana Mill.) dilakukan pada fermentasi hari ke 1, 3, 5, 7, 9, dan 11. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, determinasi sampel, pengolahan sampel, sterilisasi alat, pembuatan teh kombucha daun alpukat, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan intrumen Spektofotometer UV-Vis dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) pada panjang gelombang maksimum 450-600 nm dan menggunakan kuersetin sebagai pembanding. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif diperoleh dari skrining fitokimia teh kombucha dan uji hedonik. Data kuantitatif nilai IC50 kombucha daun alpukat dan pH disajikan dalam bentuk narasi dan tabel, data dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS 25.0 Version dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh kombucha daun alpukat dengan variasi lama fermentasi (1, 3, 5, 7, 9, dan 11 hari) memiliki nilai IC50 3486,26; 4997,22; 3877,72; 2796,64; 2499,12; 2717,01 ppm. aktivitas antioksidan yang optimal diperoleh setelah fermentasi hari ke 7 dengan nilai pH yang masih aman untuk dikonsumsi. Uji One Way Anova pada nilai pH teh kombucha daun alpukat dengan variasi lama fermentasi diperoleh nilai signifikan 0,000 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara lama fermentasi teh kombucha daun alpukat terhadap nilai pH. Hasil dari uji Kruskal wallis memiliki nilai 0,043 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara lama fermentasi teh kombucha daun alpukat terhadap aktivitas antioksidan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBUCHA DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) DENGAN VARIASI LAMA FERMENTASI MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi dengan penambahan bakteri SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Penambahan SCOBY dapat menambah aktivitas antioksidan dalam suatu teh. Kombucha dapat dibuat dari berbagai bagian tanaman seperti akar, umbi, kulit, bunga, batang, dan daun dari tumbuhan yang mengandung senyawa fenolik memiliki aktivitas antioksidan. Salah satu daun yang dapat digunakan sebagai bahan membuat teh kombucha adalah daun alpukat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan teh kombucha daun alpukat (Persea americana Mill.) dengan variasi lama fermetasi. Uji antioksidan kombucha daun alpukat (Persea americana Mill.) dilakukan pada fermentasi hari ke 1, 3, 5, 7, 9, dan 11. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, determinasi sampel, pengolahan sampel, sterilisasi alat, pembuatan teh kombucha daun alpukat, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan intrumen Spektofotometer UV-Vis dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) pada panjang gelombang maksimum 450-600 nm dan menggunakan kuersetin sebagai pembanding. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif diperoleh dari skrining fitokimia teh kombucha dan uji hedonik. Data kuantitatif nilai IC50 kombucha daun alpukat dan pH disajikan dalam bentuk narasi dan tabel, data dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS 25.0 Version dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh kombucha daun alpukat dengan variasi lama fermentasi (1, 3, 5, 7, 9, dan 11 hari) memiliki nilai IC50 3486,26; 4997,22; 3877,72; 2796,64; 2499,12; 2717,01 ppm. aktivitas antioksidan yang optimal diperoleh setelah fermentasi hari ke 7 dengan nilai pH yang masih aman untuk dikonsumsi. Uji One Way Anova pada nilai pH teh kombucha daun alpukat dengan variasi lama fermentasi diperoleh nilai signifikan 0,000 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara lama fermentasi teh kombucha daun alpukat terhadap nilai pH. Hasil dari uji Kruskal wallis memiliki nilai 0,043 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara lama fermentasi teh kombucha daun alpukat terhadap aktivitas antioksidan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail