Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: YAYU SRI RAHAYU
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PENGARUH COVID-19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandemi COVID-19 yang dimulai pada Desember 2019 telah menimbulkan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kesehatan mental mahasiswa di dua negara yang memiliki konteks geografis berbeda, yaitu Uni Emirat Arab dan Brazil. Berdasarkan studi literatur yang mengacu pada dua jurnal utama, penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan stres, kecemasan, dan depresi selama pandemi, dengan prevalensi gangguan mental yang tinggi akibat perubahan drastis dalam sistem pendidikan, keterbatasan interaksi sosial, tekanan finansial, dan kecemasan terkait COVID-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis studi literatur dengan metode cross-sectional, yang menggambarkan dampak pandemi pada kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penyediaan layanan konseling dan dukungan psikologis yang lebih baik oleh institusi pendidikan, serta kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat, orang tua, dan keluarga tentang pentingnya kesehatan mental mahasiswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang mendukung kesejahteraan mental mahasiswa di masa depan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PENGARUH COVID-19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA

2025•Koleksi Perpustakaan

Pandemi COVID-19 yang dimulai pada Desember 2019 telah menimbulkan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kesehatan mental mahasiswa di dua negara yang memiliki konteks geografis berbeda, yaitu Uni Emirat Arab dan Brazil. Berdasarkan studi literatur yang mengacu pada dua jurnal utama, penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan stres, kecemasan, dan depresi selama pandemi, dengan prevalensi gangguan mental yang tinggi akibat perubahan drastis dalam sistem pendidikan, keterbatasan interaksi sosial, tekanan finansial, dan kecemasan terkait COVID-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis studi literatur dengan metode cross-sectional, yang menggambarkan dampak pandemi pada kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penyediaan layanan konseling dan dukungan psikologis yang lebih baik oleh institusi pendidikan, serta kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat, orang tua, dan keluarga tentang pentingnya kesehatan mental mahasiswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang mendukung kesejahteraan mental mahasiswa di masa depan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail