ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi boraks dalam bakso di daerah Sulawesi Utara. Bahan Tambahan Pangan merupakan zat yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas makanan. Boraks adalah zat kimia yang dilarang penggunaannya di dalam pangan, karena efek negatif yang ditimbulkan bagi kesehatan. Penambahan boraks dalam bakso dimaksudkan agar bakso menjadi lebih kenyal dan daya simpan lebih lama. Boraks dalam bakso dapat diidentifikasi dengan beberapa metode uji kualitatif. Tahap penelitian meliputi pengumpulkan literatur, reduksi data, penyajian data dalam tabel deskriptif dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil telaah literatur, dapat disimpulkan, bahwa sampel bakso dari kota Menado tidak mengandung boraks; terdapat 1 sampel bakso dari Tomohon mengandung boraks; terdapat 7 kios bakso menggunakan boraks dan 25 kios bakso tidak menggunakan boraks di kota Bitung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi kandungan boraks pada kerupuk. Bahan tambahan pangan merupakan bahan campuran yang ditambahkan pada pangan dengan tujuan membuat sifat ataupun bentuk pangan sesuai yang diharapkan. Boraks merupakan salah satu zat yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Boraks dalam pangan dapat menyebabkan kerusakan susunan saraf pusat ginjal dan hati. Penggunaan boraks dalam kerupuk oleh produsen tak bertanggung jawab untuk meningkatkan kerenyahan dan memberikan rasa gurih. Boraks dalam pangan dapat di identifikasi dengan beberapa uji kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, skripsi, jurnal penelitian, serta dokumen yang terkait. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama, penyajian data yaitu dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan melalui verifikasi dan tinjauan ulang data yang diperoleh. Berdasarkan telaah literatur, diketahui bahwa sampel kerupuk gendar dari pasar yang berada di Kecamatan Kamal, semua teridentifikasi mengandung borak, dengan uji kertas kurkumin. Sampel dari beberapa pasar di Kota Pekan Baru, negatif mengandung boraks, yang diuji dengan uji nyala. Sampel kerupuk dari Pasar di Kabupaten Tanggamus, 6 positif mengandung borak dengan kertas kurkumin, sedangkan uji nyala api dan uji uap ammonia memberikan hasil negatif terhadap 8 sampel kerupuk