UJI TOKSISITAS AKUT PRODUK PROTOTIPE KAPSUL HARUAN SOYBEAN TERHADAP ARTEMIA SALINA MENGGUNAKAN METODE BSLT (Brine shrimp lethality test)
Produk prototipe kapsul haruan soybean merupakan sediaan berbasis bahan alam yang mengkombinasikan minyak ikan haruan (Channa striata) dan minyak kedelai (Glycine max) dengan perbandingan 70% dan 30% yang berpotensi dikembangkan sebagai produk kesehatan. Sebelum dikembangkan lebih lanjut, produk perlu melalui pengujian keamanan sebagai skrining awal untuk mengetahui potensi toksisitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi toksisitas akut produk prototipe kapsul haruan soybean terhadap Artemia salinamenggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan variasi konsentrasi sampel 0, 100, 200, 400, dan 800 ppm. Larva Artemia salina berumur 24–48 jam digunakan sebagai organisme uji, dengan masing-masing konsentrasi terdiri atas 10 larva dan dilakukan empat kali replikasi. Larva dipaparkan selama 24 jam, kemudian diamati jumlah kematian untuk menentukan persentase mortalitas pada setiap konsentrasi. Data mortalitas dianalisis menggunakan metode probit untuk memperoleh nilai LC₅₀ sebagai indikator tingkat toksisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi sampel diikuti dengan peningkatan persentase mortalitas larva. Nilai LC₅₀ yang diperoleh sebesar 404,1104 ppm, sehingga produk prototipe kapsul haruan soybean termasuk dalam kategori toksik terhadap larva Artemia salina. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi awal mengenai keamanan produk serta menjadi dasar bagi penelitian toksisitas lanjutan menggunakan hewan uji tingkat yang lebih tinggi.