ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prevalensi penderita diabetes mellitus di indonesia meningkat dari 13,7 pada 2019 menjadi 16,6 juta jiwa pada tahun 2045 berdasarkan data IDF. Diabetes mellitus tipe II memiliki angka kejadian 9 kali lebih banyak dari tipe diabetes mellitus yang lain. Pemberian obat hipoglikemik oral sebagai salah satu pilihan terapi untuk mengatur kadar gula dalam darah. Pada pasien diabetes mellitus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan di rumah sakit. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan metode studi literatur pada penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien rawat jalan di rumah sakit. Objek yang diteliti adalah pola penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien diabetes mellitus tipe II rawat jalan di rumah sakit. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur dari ketiga jurnal menunjukkan bahwa penderita diabetes mellitus tipe 2 terbanyak adalah perempuan sebesar (65.8%) dengan rentan usia penderita terbanyak adalah ≥ 45 tahun (68,4%). Terapi oral tunggal dari ketiga rumah sakit yang paling banyak digunakan adalah metformin (30,33%) yang merupakan golongan biguanid dan pola penggunaan obat kombinasi yang sering digunakan adalah golongan sulfonilurea ditambah biguanid.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi kronik yang terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara normal atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif.Obat hipoglikemik Oral (OHO) merupakan obat yang ditujukan untuk penanganan diabetes mellitus yang diberikan secara oral,terutama untuk pengobatan diabetes tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalahmengetahuiprofil penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Objek penelitian yaitu penggunaan Obat hipoglikemik Oral (OHO) pada pasien diabetes melitus di puskesmas, yaitu puskesmas teladan kota Medan, Puskesmas di wilayan Surabaya Timurdan di Puskesmas temindung Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran perbandingan dari data-data penggunaan obat hipoglikemik oral (OHO) yang terkumpul.Hasil penelitian menunjukkan bahwapenggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas Teladan Kota Medan meliputi metformin 79,31%, kombinasi metformin + glimepiride 53,85% dan kombinasi metformin + glibenclamida 46,15%. Puskesmas wilayah Surabaya Timur meliputi metformin 29,71% dan kombinasiglibenklamid + metformin 55,8%. Puskesmas Temindung Samarinda meliputi glibenkalmid 50%, kombinasi metformin + glibenclamida 36,6% dan kombinasi metformin + glimepiride sebanyak 1 resep (3,3%). Disimpulkan penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas paling banyak golongan biguanid dengan jenis metformin.