Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Rhizophora Mucronata
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI BUAH BAKAU KURAP (Rhizophora Mucronata) TERHADAP BAKTERI Staphyloococus aureus

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Staphylococcus aureus merupakan bakteri Gram positif berbentuk bulat dengan diameter 0,7-1,2 µm, Staphylococcus aureus hidup pada hidung dan kulit manusia. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai antibakteri adalah bakau kurap. Bakau kurap kaya dengan beberapa macam senyawa seperti tanin, alkaloid, flavonoid, terpenoid dan saponin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri dari buah bakau kurap (Rhizophora mucronata) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental. Objek yang diteliti adalah diameter zona hambat terhadap bakteri Staphylcoccus aureus. Tahapan Penelitian yaitu pengumpuan bahan baku, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dan fraksi, skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak buah bakau kurap (Rhizophora mucronata) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi cakram pada konsentrasi 5%,10% dan 20%, kontrol positif Kloramfenikol 1% dan kontrol negatif DMSO 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah bakau kurap mengandung senyawa fitokimia yakni alkaloid, flavonoid dan tanin. Berdasarkan hasi penelitian menunjukkan ekstrak etanol buah bakau kurap memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan aktivitas zona hambat pada ekstrak etanol dengan konsentrasi 5% dikategori lemah 10% dan 20% kategorikan sedang dan kuat, fraksi n-heksan dengan konsentrasi 5% dan 10% kategorikan lemah dan 20% kategorikan sedang, fraksi etil asetat dengan kategori 5% dan 10% dikategori sedang untuk 20% kategorikan kuat, fraksi air dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20% kategorikan sedang, kontrol positif kategorikan sangat kuat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN BAKAU (Rhizophora mucronata Poir.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun bakau hitam (Rhizophora mucronata Poir.) merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat pada daunnya yaitu sebagai antivirus, antibakteri, dan antidiabetes. Daun bakau hitam memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai tabir surya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas tabir surya dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun bakau hitam. Penelitian yang dilakukan penelitian secara eksperimental. Variabel bebas pada penelitian ini adalah ekstrak etanol, fraksi n- Heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun bakau hitam.Variabel terikatnya adalah nilai SPF pada ekstrak dan fraksi daun bakau hitam. Variabel kontrolnya adalah daun bakau hitam, etanol 95%, metode ekstraksi dan metode spektrofotometri. Hasil penelitian pada serbuk simplisia didapatkan nilai susut pengeringan 11,85% dan nilai kadar air ekstrak 12,48%. Hasil penelitian menunjukkan daun bakau hitam mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai SPF dari konsentrasi tertinggi dan nilai SPF tertinggi yaitu pada 2500 ppm ekstrak etanol memproleh nilsi SPF sebesar 30,37 (tinggi), fraksi air 21,58 (sedang), fraksi etil asetat 39,54 (tinggi), fraksi n-heksan 39,65 (tinggi).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail