Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: asam lemak bebas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS ADSORBEN BENTONIT PADA PEMURNIAN MINYAK JELANTAH

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia. Selain berfungsi sebagai media penggoreng yang sangat penting dan kebutuhannya semakin meningkat. Namun minyak goreng yang digunakan berulang kali atau minyak jelantah berbahaya bagi kesehatan karena mengandung senyawa berbahaya. Minyak jelantah selanjutnya dibuang menjadi limbah yang mencemari lingkungan berupa naiknya kadar chemical oxygen demands dan biology oxygen demands dalam perairan, selain itu juga menimbulkan bau busuk akibat degradasi biologi. Pencemaran lingkungan dapat dikurangi dengan mendaur ulang minyak jelantah menjadi bahan baku produk lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas adsorben bentonit pada pemurnian minyak jelantah. Pada penelitian ini dilakukan studi literatur. Tahapan penelitian yaitu reduksi data, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan. Objek penelitian adalah efektivitas adsorbensi bentonit pada pemurnian minyak jelantah. Parameter uji penelitian yaitu asam lemak bebas dan bilangan peroksida. Analisis data menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian studi lietratur ini adalah bentonit teraktivasi larutan HCl 1 M memiliki daya adsorpsi yang lebih besar dibandingkan dengan adsorben bentonit teraktivasi pemanasan suhu 250℃ dan bentonit ditambah karbon aktif berdasarkan parameter uji kadar asam sebesar 0,2626 mgKOH/g dan bilangan peroksidanya sebesar 1,6478 meq/kg, dengan waktu yang efisien sebesar 30 menit.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR ASAM LEMAK BEBAS DAN BILANGAN PEROKSIDA MINYAK JELANTAH

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang sudah dipanaskan dan digunakan untuk menggoreng secara berulang kali sehingga mengalami perubahan pada komposisi kimianya. Minyak jelantah apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan membahayakan tubuh karena mengandung asam lemak jenuh yang sangat tinggi yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Keberadaan asam lemak bebas dan bilangan peroksida dalam minyak jelantah dapat digunakan sebagai indikator kerusakan minyak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Objek penelitian adalah hasil penetapan kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida minyak jelantah yang disesuaikan dengan standar persyaratan SNI 7709:2012. Metode yang digunakan pada beberapa penelitian yaitu titrimetri dengan penetapan kadar asam lemak bebas menggunakan titrasi alkalimetri dan penetapan bilangan peroksida menggunakan titrasi iodometri. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan hasil literatur, minyak goreng yang digunakan lebih dari 5 kali sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi. Ditemukan kadar asam lemak bebas tertinggi minyak jelantah sebesar 0,64% dan kadar bilangan peroksida tertinggi sebesar 78,9 mek O2/kg, kedua kadar tersebut didapatkan dari pedagang makanan kaki lima pada minyak jelantah yang berwarna hitam.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail