Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: bakteri Staphylococcus aureus.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R. M.Sm.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Sp.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Senyawa antibakteri merupakan senyawa kimiawi atau biologis baik alami maupun sintetik yang dapat menghambat pertumbuhan dan aktivitas bakteri. Bunga kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) mempunyai aktivitas efektif terhadap antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar ekstrak etanol bunga kecombrang asal desa Pampang (100-500 mdpl), Kalimantan timur yang optimal dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Dengan objek yang diteliti yaitu, zona hambat ekstrak bunga kecombrang terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode sumuran dengan konsentrasi ekstrak 10%, 20%, 40%, 60% dan kontrol positif kloramfenikol, dianalisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil pada penelitian ini adalah ekstrak etanol 96% bunga kecombrang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi optimal 60% memiliki daya hambat kategori sedang yaitu 5,933 mm.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TUMBUHAN PUTAT (Barringtonia acutangula) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan putat (Barringtonia acutangula) merupakan tumbuhan alam yang berpotensi sebagai antibakteri. Secara empiris tumbuhan putat (Barringtonia acutangula) memiliki khasiat sebagai obat diare, penyakit kulit, radang, pilek. Bakteri yang menyebabkan infeksi kulit salah satunya Staphylococcus aureus. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri tumbuhan putat (Barringtonia acutangula) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Tahapan penelitian mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama berupa hasil Uji aktivitas antibakteri tumbuhan putat (Barringtonia acutangula) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif berupa data penelitian sebelumnya, data hasil aktivitas antibakteri. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil uji aktivitas antibakteri Rata-rata zona hambat yang terbentuk di setiap bagian tumbuhan yang di uji adalah biji dengan konsentrasi 1000 µg/ml (22.4±0.55mm) dan 125 µg/ml (21.3±0.65 mm) dan kulit batang dengan konsentrasi 30 µg/ml (12 mm) dan 50 µg/ml (12 mm). Terdapat dari hasil uji aktivitas antibakteri yang di uji kesetiap bagian tumbuhan dimana aktivitas antibakteri yang lebih baik adalah di konsentrasi 30 µg/ml 12 mm dimana dengan konsentrasi terkecil sudah masuk dalam kategori kuat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail