ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sabun padat yang mengandung ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan minyak atsiri jeruk lemon (Citrus limon) untuk meningkatkan kualitas produk kosmetik. Metode yang digunakan adalah eksperimen, meliputi ekstraksi, formulasi sabun, dan uji fisik seperti uji organoleptis, pH, stabilitas busa, homogenitas, dan uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun padat dengan konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah 2,1%, 3,6%, dan 4,2% memenuhi standar sifat fisik yang baik. Uji organoleptis menunjukkan perubahan warna sesuai dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, dan pH sabun berada dalam rentang aman (9-11). Formula 3 menunjukkan stabilitas busa terbaik, dan uji iritasi pada 15 panelis menunjukkan tidak ada efek iritasi pada kulit. Kesimpulannya, sabun padat ini aman digunakan dan memanfaatkan limbah kulit buah naga merah, mendukung pengembangan produk kosmetik berbahan alami.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan tumbuhan yang sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia secara alami sebagai tanaman kaya antioksidan, namun pemanfaatan dari kulit buah naga merah belum sepenuhnya dimaksimalkan. Kulit buah naga merah dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengobati diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Penarikan senyawa serta aktivitas biologis dari suatu tanaman dapat dipengaruhi oleh metode ekstraksi yang digunakan. Metode seduhan dan maserasi dipilih karena merupakan metode yang mudah, murah serta lebih aplikatif digunakan masyarakat. Ekstrak etanol dan seduhan kulit buah naga merah memiliki kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid dan proantosianidin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kadar proantosianidin ekstrak etanol dan seduhan kulit buah naga merah dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimulai dengan determinasi, pengumpulan kulit buah naga merah, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%, pembuatan seduhan, dan penetapan kadar proantosianidin menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pembanding katekin. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar pada ekstrak sebesar 7,47 mgCE/ g ± 0,18 dan pada seduhan didapatkan hasil sebesar 6,33 mgCE/g ± 0,21667. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kadar proantosianidin pada ekstrak lebih besar dibanding pada seduhan. Hasil analisis data secara statistik kadar proantosianidin menggunakan uji Independent Sample Test menunjukkan nilai P 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak dan seduhan kulit buah naga merah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pewarna bibir merupakan sediaan kosmetika, yang bertujuan untuk mewarnai bibir agar dapat menyempurnakan bentuk dan memberikan warna dekoratif pada bibir. Pewarna yang terkandung dalam sediaan pewarna bibir memegang peranan yang sangat penting sebab pewarna tersebut yang akan memberikan sentuhan warna pada bibir si pemakainya. Namun pemakaian sediaan pewarna bibir dalam jangka waktu yang panjang dapat memberikan efek samping bagi penggunanya oleh karena itu alternatif lain yang dapat diberikan untuk formula pewarna yang aman adalah dengan menggunakan bahan alam. Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak kulit buah naga merah sebagai zat warna alami dalam sediaan pewarna bibir. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa formulasi sediaan pewarna bibir yang mengandung ekstrak kulit buah naga merah. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat yaitu data uji sifat fisik sediaan pewarna bibir meliputi uji homogenitas, uji organoleptik, uji titik lebur, uji iritasi, dan pengukuran pH. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak kulit buah naga merah mengandung senyawa betasianin yang berpotensi menjadi zat warna alami dalam sediaan pewarna bibir.