Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: pati
DaftarKartu
ArticleOpen AccessMetadata saja

Profile of Compliance with Medication in Hypertensive Patients at the Muara Wis Public Health Center

2025•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Kepatuhan pasien berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pengobatan. Kegagalan pasien hipertensi mencapai target penurunan darah seringkali disebabkan pasien tidak meminum obat yang diresepkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Muara Wis. Penelitian dilakukan dengan metode Cohort study menggunakan alat kuesioner MMAS-8 dan penghitungan jumlah obat yang belum diminum pasien (pill count). Sampel yang dipilih adalah pasien hipertensi di Puskesmas Muara Wis, telah meminum obat antipertensi minimal 12 bulan, tidak memiliki penyakit komplikasi, dan bersedia menjadi responden. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pasien memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang rendah 53,33%, kepatuhan sedang 33,33%, kepatuhan tinggi 13,33%. Berdasarkan metode pill count, 50,00% pasien memiliki tingkat kepatuhan rendah, 30,00% tingkat kepatuhan sedang, dan 20,00% tingkat kepatuhan tinggi. Uji korelasi spearman rank menunjukan bahwa bahwa ada hubungan antara antara tingkat kepatuhan pasien dari metode kuesioner dengan hasil perhitungan pill count. Hal ini menunjukkan bahwa kepatuhan pasien meminum obat antihipertensi di puskesmas Muara Wis masih rendah. Disarankan Puskesmas Muara Wis lebih aktif melakukan konseling kepada pasien untuk meningkatkan motivasi pasien.

36 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK PATI BIJI BUAH DURIAN (Durio zibethinus) DAN PATI BIJI BUAH LAI (Durio kutejensis) SEBAGAI EKSIPIEN TABLET

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan obat sangat didukung dengan penemuan bentuk sediaan baru yang melibatkan eksipien pendukung sebagai campuran untuk mendapatkan pengembangan suatu formula yang baik dan aman, salah satu bahan yang dapat dikembangkan dalam sediaan farmasi yaitu pati biji durian. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik pati biji durian yang memenuhi persyaratan sebagai eksipien farmasetika. Penelitian ini merupakan studi literatur. Objek yang diteliti adalah karkateristik pati biji durian dan pati biji lai. Tahapan penelitian dimulai mereduksi data yaitu melakukan penyuntingan dan meringkas data yang berasal dari jurnal, sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif kemudian akan dilakukan penarikan kesimpulan yaitu verifikasi dan tinjauan ulang dari penarikan data kesimpulan agar data penelitian ini didapatkan dengan benar. Analisis penelitian ini dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa kedua jenis pati biji durian semuanya memenuhi persyaratan standar sebagai bahan eksipien farmasi, pemeriksaan organoleptik memiliki bentuk serbuk halus; warna putih kecoklatan; tidak berasa dan bau khas pati biji durian, pemeriksaan kadar air 9,45%, 8,06% dan 8%-13%, kadar abu hanya dimiliki kode B sebesar 1,32%, kadar pati 27,22%, 38,89%, dan 26,16%, daya kembang 6,03%, 3,23%, dan 11,63%. Dengan demikian pati biji durian memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan eksipien farmasetika.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail