Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: puskesmas.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Penggunaan Antibiotik Amoxicillin di Puskesmas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK AMOXICILLIN DI PUSKESMAS ABSTRAK Antibiotik adalah obat yang berasal dari seluruh atau bagian tertentu mikroorganisme dan digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mengakibatkan resistansi bakteri atau konsumen dapat kebal terhadap bakteri yang menginfeksi. Resistansi antibiotik dapat terjadi karena beberapa hal, antara lain yaitu peresepan antibiotik yang berlebihan oleh tenaga kesehatan, adanya anggapan di masyarakat bahwa antibiotik merupakan obat dari segala penyakit, dan lalai dalam menghabiskan atau menyelesaikan terapi antibiotik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik amoxicillin di puskesmas. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini berfokus pada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik amoxicillin di Puskesmas II Mendoyo dan Puskesmas X Kabupaten Cirebon. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa data karakteristik berdasarkan jenis kelamin, usia,, dan tingkat pendidikan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah diperolehnya gambaran mengenai hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik amoxicillin di puskesmas. Kata kunci : Hubungan, Kepatuhan, Antibiotik, Amoxicillin, Puskesmas.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMBANG JANGGUT KUTAI KARTANEGARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg berdasarkan pengukuran berulang. Dalam praktik klinis, pasien hipertensi sering memperoleh terapi kombinasi antihipertensi serta obat untuk penyakit penyerta yang dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien hipertensi periode Oktober–Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, diagnosis, dan terapi obat. Potensi interaksi obat diidentifikasi menggunakan aplikasi Drugs.com dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan menjadi minor, moderate, dan mayor, kemudian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 144 potensi interaksi obat. Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi kategori minor sebanyak 28 kasus (19,44%) moderate merupakan yang terbanyak yaitu 69 kasus (47,92%), kategori mayor sebanyak 25 kasus (17,36%), serta 22 kasus (15,28%) yang tidak menunjukkan adanya potensi interaksi obat. Berdasarkan mekanisme interaksinya, potensi interaksi lebih banyak terjadi melalui mekanisme farmakodinamik dibandingkan farmakokinetik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pasien hipertensi di Puskesmas Kembang Janggut memiliki potensi interaksi obat yang didominasi oleh kategori moderate dengan mekanisme interaksi farmakodinamik, sehingga identifikasi potensi interaksi obat diperlukan untuk mendukung keamanan dan rasionalitas terapi pasien.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN OBAT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat ISPA di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal serta Karya Tulis Ilmiah (KTI) tentang profil penggunaan obat ISPA di puskesmas. Objek penelitiannya adalah Profil Penggunaan Obat Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Puskesmas. Data dianalisis secara deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur yang ada. Penggunaan obat ISPA berdasarkan jenis kelamin yang tertinggi pada penelitian Tatu (2017) dan Natsir (2019) adalah laki-laki dengan persentase 50,54% dan 52,8%, sedangkan pada penelitian Mola (2018) dan Barus (2019) yang tertinggi adalah perempuan dengan persentase 54,67% dan 60,37%. Berdasarkan usia, pada penelitian Tattu (2017), Natsir (2019) dan Mola (2018) yang tertinggi adalah pada usia balita dengan persentase 100%, 27,8% dan 41,36%, sedangkan pada penelitian Barus (2019) yang tertinggi ada pada lansia yaitu dengan persentase 42,09%. Berdasarkan obat yang sering digunakan adalah amoxicillin dengan persentase 80,34%, Glyceril guaiacolat 92,2%, obat kombinasi 78,75% dan mukolitik 38,28%. Kesimpulan hasil literatur adalah berdasarkan jenis kelamin tidak terdapat perbedaan yang terlalu signifikan, berdasarkan usia terbanyak adalah balita, dan berdasarkan obat yang diberikan terapi utama adalah amoxicillin dan terapi suportif glyceril guaiacolat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail