Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YULIA HIDAYAH

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun Kemangi mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang teridentifikasi memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah. Pembuatan ekstrak etanol daun kemangi dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode difusi agar menggunakan kertas cakram dan difusi lubang sumuran. Hasil penelitian yang diperoleh dari data jurnal tersebut menujukkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 5%-100%, dengan daya hambat yang diperoleh 8,31mm-19,9mm. Pada penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki antivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang dikategorikan sedang hingga kuat.

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun Kemangi mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang teridentifikasi memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah. Pembuatan ekstrak etanol daun kemangi dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode difusi agar menggunakan kertas cakram dan difusi lubang sumuran. Hasil penelitian yang diperoleh dari data jurnal tersebut menujukkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 5%-100%, dengan daya hambat yang diperoleh 8,31mm-19,9mm. Pada penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki antivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang dikategorikan sedang hingga kuat.