Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: LIDIA LAHAI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat di Kampung Lirung Ubing

2026•Koleksi Perpustakaan

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan resistensi bakteri, meningkatkan biaya pengobatan, serta menurunkan efektivitas terapi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi penggunaan antibiotik adalah tingkat pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, gambaran penggunaan antibiotik, serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 72 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi setiap variabel dan secara bivariat menggunakan uji Korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 30 responden (41,7%), sedangkan penggunaan antibiotik sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 41 responden (56,9%). Hasil uji Korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi (r = 0,323) dengan nilai signifikansi (p = 0,006). Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan hubungan rendah, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat maka semakin baik pula penggunaan antibiotiknya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG LIRUNG UBING

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan resistensi bakteri, meningkatkan biaya pengobatan, serta menurunkan efektivitas terapi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi penggunaan antibiotik adalah tingkat pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, gambaran penggunaan antibiotik, serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 72 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi setiap variabel dan secara bivariat menggunakan uji Korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 30 responden (41,7%), sedangkan penggunaan antibiotik sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 41 responden (56,9%). Hasil uji Korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi (r = 0,323) dengan nilai signifikansi (p = 0,006). Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan hubungan rendah, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat maka semakin baik pula penggunaan antibiotiknya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail