Studi Literatur Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan
Peningkatan kesehatan di Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan nasional. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan penyediaan obat generik yang harganya lebih ekonomis bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyaknya persepsi negatif dari masyarakat terkait obat generik sebagai pilihan yang murah dan dianggap kurang bermutu, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep obat generik. Studi literatur ini bertujuan untuk dapat melihat gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik khususnya di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Objek studi literatur ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat terhadap obat generik di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan, penyuntingan dan meringkas data serta penarikan kesimpulan dari data yang didapatkan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul yaitu karakteristik responden berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik. Hasil yang diperoleh dari pengkajian kedua artikel penelitian ialah, pada artikel pertama mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “kurang” dengan persentase 75,69% dan pada artikel kedua mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “cukup” dengan persentase 45%. Dari kedua artikel didapatkan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori “baik” merupakan persentase paling rendah yaitu “1,39%” dan “25%”, sehingga dapat disimpulkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan masuk dalam kategori “kurang hingga cukup”.