ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingkat pengetahuan konsumen tentang obat generik dan obat merek dagang merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi praktik pembelian, namun hubungan keduanya belum banyak dikaji secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik pembelian obat generik dan merek dagang pada konsumen di Apotek Aasiyah Medika Kecamatan Linggang Bigung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan survei cross-sectional yang melibatkan 310 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling, yaitu konsumen yang ditemui secara langsung dan bersedia mengisi kuesioner saat berkunjung ke apotek selama periode 25 Juni hingga 6 Agustus 2025. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan praktik. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik pembelian, serta uji Cramér’s V untuk menilai keeratan hubungan tersebut. Analisis multivariat menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menilai pengaruh variabel demografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan frekuensi kunjungan) serta tingkat pengetahuan terhadap praktik pembelian obat generik dan merek dagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (65%) dan praktik pembelian baik (62%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan praktik (Chi-Square = p 0,001; Cramér’s V = 0,238). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik (β = 0,395; p 0,001), sedangkan variabel demografi tidak berpengaruh langsung signifikan (p > 0,05). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan konsumen berperan sebagai faktor utama yang memengaruhi praktik pembelian obat, sementara variabel demografi hanya memberikan pengaruh yang terbatas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan kesehatan di Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan nasional. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan penyediaan obat generik yang harganya lebih ekonomis bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyaknya persepsi negatif dari masyarakat terkait obat generik sebagai pilihan yang murah dan dianggap kurang bermutu, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep obat generik. Studi literatur ini bertujuan untuk dapat melihat gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik khususnya di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Objek studi literatur ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat terhadap obat generik di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan, penyuntingan dan meringkas data serta penarikan kesimpulan dari data yang didapatkan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul yaitu karakteristik responden berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik. Hasil yang diperoleh dari pengkajian kedua artikel penelitian ialah, pada artikel pertama mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “kurang” dengan persentase 75,69% dan pada artikel kedua mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “cukup” dengan persentase 45%. Dari kedua artikel didapatkan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori “baik” merupakan persentase paling rendah yaitu “1,39%” dan “25%”, sehingga dapat disimpulkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan masuk dalam kategori “kurang hingga cukup”.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mutu fisik dan profil disolusi sediaan tablet atorvastatin. Atorvastatin merupakan salah satu obat statin yang penggunaannya paling banyak di dunia dan digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk hiperlipidemia. Saat ini di Indonesia beredar produk inovator sediaan tablet atorvastatin, beberapa merek dagang, dan generik. Untuk mengetahui perbandingan mutu tablet sediaan inovator, generik, dan bermerek dagang perlu diketahui bioekivalensi antara sediaan tersebut. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka perbandingan mutu fisik dan disolusi obat atorvastatin untuk membandingkan kualitas sediaan tablet yang beredar di pasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa perbandingan mutu fisik dan profil disolusi tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data perbandingan mutu fisik dan disolusi tablet atorvastatin. Hasil penelitian pada pengujian mutu fisik tablet atorvastatin inovator, dan bermerek dagang telah memenuhi semua kriteria fisik, tetapi terdapat sampel generik yang tidak memenuhi kriteria waktu hancur. Profil disolusi tablet atorvastatin bermerek serupa dengan tablet inovator, tetapi profil disolusi tablet generik berbeda dengan inovator. Hasil penentuan kadar tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang memenuhi persyaratan jumlah kandungan bahan aktif obat dalam tablet.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Obat merupakan komponen penting dalam upaya pelayanan kesehatan karena pengobatan dan pencegahan berbagai penyakit tidak dapat dilepaskan dari tindakan terapi dengan obat atau farmakoterapi. Masyarakat seringkali beranggapan bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas obat. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi literatur terhadap karakteristik dan disolusi tablet antihiperlipidemia golongan statin sebagai parameter kualitas suatu sediaan tablet. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan karakteristik fisik dan disolusi tablet antihiperlipidemia golongan statin generik dan bernama dagang. Penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa karakteristik fisik dan disolusi tablet. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat yaitu data karakteristik fisik meliputi keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan penetapan kadar serta data disolusi. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian mutu tablet antihiperlipidemia golongan statin pada obat generik, generik bernama dagang dan produk innovator meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur menunjukkan bahwa terdapat satu tablet atorvastatin generik yang tidak memenuhi salah satu waktu hancur tablet yaitu dan satu merek tablet e-catalogue BPJS yang tidak memenuhi persyaratan uji penetapan kadar. Untuk tablet lainnya telah memenuhi persyaratan dalam Farmakope Indonesia dan literatur terkait. Uji disolusi tablet antihiperlipidemia pada obat generik, generik bernama dagang dan produk inovator telah memenuhi persyaratan uji disolusi yang terdapat dalam Farmakope Indonesia dan literatur terkait.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyediaan obat yang bermutu dengan harga yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi hal yang penting dalam pelayanan kesehatan. Masyarakat seringkali beranggapan bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas obat. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka terhadap karakteristik fisik dan disolusi obat antihipertensi sebagai parameter kualitas suatu sediaan tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik fisik dan disolusi sediaan tablet obat antihipertensi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa karakteristik fisik dan disolusi tablet. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data karakteristik fisik meliputi uji keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur serta disolusi tablet antihipertensi. Uji karakteristik fisik obat inovator, obat bermerek dagang dan produk obat generik meliputi uji keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur memenuhi persyaratan yang tertera pada Farmakope Indonesia Edisi III dan pustaka penunjang lainnya. Namum, beberapa obat tidak memenuhi uji keseragaman bobot dan kekerasan hal tersebut dikarenakan setiap pabrik mempunyai formula dan metode pembuatan yang berbeda-beda. Profil disolusi menunjukkan hasil bahwa obat antihipertensi produk inovator, bermerek dagang dan produk obat generik memenuhi persyaratan pustaka yang terkait serta ekivalen antar produk berdasarkan parameter pengujian disolusi.