STUDI LITERATUR ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP VAKSINASI COVID-19 PADA MAHASISWA
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat global, di mana vaksinasi menjadi strategi utama untuk membentuk kekebalan kelompok. Namun, keberhasilan program vaksinasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk peran media sosial sebagai saluran utama penyebaran informasi maupun disinformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap persepsi vaksinasi COVID-19 di kalangan mahasiswa melalui pendekatan studi literatur terhadap dua konteks berbeda, yakni Malawi dan Irlandia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengacu pada artikel ilmiah yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa di Malawi, terdapat korelasi positif antara kepercayaan terhadap informasi vaksin di media sosial dan keterlibatan mahasiswa dalam diskusi daring, sedangkan di Irlandia tidak ditemukan hubungan signifikan antara media sosial dan keputusan vaksinasi. Sebaliknya, faktor-faktor seperti riwayat vaksinasi, jenis akomodasi, dan kurasi informasi digital lebih memengaruhi sikap vaksinasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konteks sosial, budaya, serta literasi digital memainkan peran penting dalam membentuk persepsi mahasiswa terhadap vaksinasi. Oleh karena itu, strategi komunikasi vaksinasi harus disesuaikan dengan karakteristik lokal, didukung oleh literasi media yang kuat dan penyebaran informasi berbasis bukti ilmiah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merancang kampanye vaksinasi yang lebih efektif, khususnya di kalangan mahasiswa.